Api Bromo Mulai Loncati Lautan Pasir, Pakar Ungkap Biang Keroknya

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tim gabungan melakukan pemadaman darat menggunakan gepyok dan sprayer di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (5/8/2026). (Dok. BPBD Provinsi Jawa Timur)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo yang sudah berlangsung sepekan lebih ternyata belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Justru sebaliknya, api kini bergerak mengarah ke padang savana, kawasan ikonik yang selama ini jadi favorit wisatawan.

Menurut Daryono, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), ada tiga faktor utama di balik sulitnya api dikendalikan. Pertama, kombinasi cuaca panas yang membuat vegetasi makin kering. Kedua, angin kencang yang bahkan mampu "melompati" Lautan Pasir atau sekat alami yang seharusnya menahan laju api. Ketiga, melimpahnya rumput dan semak kering di kawasan Bukit Teletubbies yang justru jadi bahan bakar ideal bagi kobaran api.


Baca: Gunung Bromo Diselimuti 'Salju', Suhu Ekstrem Tembus 2 Derajat Celcius

"Meski strategi pemadaman sudah dilakukan secara masif lewat water bombing, drone spray, hingga penanganan darat, hembusan angin berkecepatan tinggi terus memecah konsentrasi air yang dijatuhkan dari udara," demikian dijelaskan Daryono.

Akibat kondisi ini, opsi penutupan total seluruh akses wisata, termasuk jalur Cemoro Lawang dan Wonokitri, disebut berpotensi kuat diambil demi memprioritaskan keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Daryono menjelaskan, strategi pemadaman saat ini berfokus pada dua hal yakni memutus jalur rambatan api dan mengoptimalkan jalur evakuasi bagi petugas maupun masyarakat. Selain rencana penutupan akses wisata, tim gabungan juga memprioritaskan pembuatan sekat bakar (firebreak) di titik-titik terdampak, salah satunya di Jalur Lingkar Kaldera Tengger, untuk melokalisasi kobaran api yang terus meluas akibat angin kencang.

4 Langkah Mitigasi yang Disarankan IABI

Agar kejadian serupa tak terus berulang, IABI menekankan pentingnya empat pilar mitigasi karhutla di kawasan Bromo:

  • Pencegahan pengunjung - memperketat pemeriksaan barang bawaan wisatawan, melarang keras penggunaan bahan pemicu api seperti flare atau kembang api, serta larangan membuang puntung rokok sembarangan.
  • Pengelolaan area rawan - membangun jalur sekat bakar (firebreak) dan memantau tingkat kekeringan vegetasi secara berkala.
  • Patroli dan komunitas - menyiagakan Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) serta mengintensifkan patroli rutin di kawasan rawan.
  • Deteksi dan tanggap cepat - memanfaatkan pemantauan titik panas (hotspot) dan menyiapkan tim tanggap darurat untuk penanganan dini.

Dengan kombinasi faktor cuaca ekstrem dan medan yang sulit, para ahli menilai penanganan karhutla Bromo ke depan butuh pendekatan jangka panjang, bukan sekadar pemadaman reaktif saat api sudah membesar.


(fsd/fsd)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Kebakaran Hutan Washington, 60 Ribu Warga Dievakuasi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kukuhkan Ribuan Relawan di Bone, Andi Yuliani Paris Bidik 7 Kursi PAN di DPRD
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Pramono Alihkan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta Mulai 2027
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Sebut Selat Hormuz Tak Otomatis Dibuka Jika Kesepakatan Tercapai
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Link dan Cara Mudah Live Streaming Resmi Chelsea Vs JDT di HP
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Update Kasus Bupati Pemalang: KPK Geledah 15 Rumah, Sita Dokumen hingga Telepon Genggam
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.