Pantau - Dua lifter andalan Indonesia, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah, diproyeksikan turun di kelas berbeda pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Rahmat diproyeksikan tampil di kelas 75 kg putra, sedangkan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Rizki Juniansyah disiapkan untuk bertanding di kelas 85 kg.
Pembagian kelas tersebut sekaligus mengakhiri persaingan keduanya untuk memperebutkan tempat di kelas 75 kg.
Rizki dan Rahmat menjadi bagian dari delapan lifter yang disiapkan Indonesia untuk menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Indonesia Siapkan Delapan LifterSelain Rahmat dan Rizki, sektor putra diperkuat Ricko Saputra yang disiapkan pada kelas 60 kg serta Eko Yuli Irawan di kelas 65 kg.
Sektor putri diperkuat Luluk Diana Tri Wijayana pada kelas 49 kg, Juliana Klarisa di kelas 53 kg, Natasya Beteyob pada kelas 61 kg, serta Indah Afriza di kelas 69 kg.
Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu sebelumnya menyatakan persiapan cabang olahraga angkat besi memberikan keyakinan terhadap peluang Indonesia meraih medali setelah dirinya melihat langsung pemusatan latihan nasional.
“Kami melihat persiapan pelatnas sudah sangat baik. Kami juga berdiskusi dengan Sekjen dan melihat langsung atlet yang akan berangkat serta proses latihan mereka. Ini memberikan level of confidence yang besar bahwa angkat besi memiliki peluang untuk meraih medali di Asian Games,” kata Todotua.
Rahmat Berstatus Juara Bertahan, Rizki Jalani DebutRahmat akan datang ke Aichi-Nagoya dengan status juara bertahan setelah merebut medali emas kelas 73 kg pada Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar pada 2023.
Sementara itu, Asian Games 2026 akan menjadi penampilan pertama Rizki dalam pesta olahraga terbesar Asia.
Rizki sebelumnya meraih medali emas kelas 73 kg pada Olimpiade Paris 2024.
Cabang angkat besi Asian Games 2026 mempertandingkan delapan kelas putra, yakni 60 kg, 65 kg, 70 kg, 75 kg, 85 kg, 95 kg, 110 kg, dan +110 kg.
Pembagian Rizki pada kelas 85 kg dan Rahmat di kelas 75 kg membuat dua lifter unggulan Indonesia tersebut tidak harus bersaing pada kelas yang sama dalam Asian Games 2026.




