Cekcok-Pemukulan Pengendara oleh Dirreskrimum Polda Sumbar Berakhir Damai

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kasus cekcok hingga berujung dugaan pemukulan pengendara yang dilakukan Dirreskrimum Polda Sumatera Barat (Sumbar), Kombes Teddy Fanani, berakhir damai. Teddy telah menyampaikan permohonan maaf kepada korban yang bernama Bill Irzano.

Kesepakatan damai ini setelah kedua belah pihak bertemu pada Minggu (9/8) malam. Bahkan Teddy memeluk Bill dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh orang tuanya.

Susi Suzzana, ibu Bill, mengatakan permintaan maaf yang disampaikan secara langsung menjadi pertimbangan keluarga untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

"Beliau meminta maaf dan mengakui kesalahan. Kami sebagai orang tua akhirnya memilih memaafkan," katanya.

Susi menambahkan, pihak keluarga tidak memiliki tuntutan terkait kompensasi dalam penyelesaian persoalan kasus. Ia juga membantah anggapan bahwa laporan dibuat untuk memperoleh keuntungan.

"Demi Allah, saya tidak ada tujuan meminta kompensasi sedikit pun. Kacamata anak saya yang patah juga saya belikan kembali," ujarnya.

Sebelumnya, Bill melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan pengaduan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar.

Susi menjelaskan, dengan sudah saling memaafkan maka pihaknya akan mencabut laporan tersebut pada Senin (10/8).

"Laporan ke Polda, baik ke Propam maupun SPKT, besok kami cabut," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan persoalan berujung damai ini sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

"Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai," ujarnya.

"Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan," sambungnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, memberi perhatian pada kasus cekcok berujung dugaan pemukulan ini. Video cekcok ini beredar dan viral di media sosial.

Dalam unggahan di instagramnya korban @bill_irzano, ia mengaku dipukul hingga kacamatanya patah. Cekcok ini diduga terjadi saling salip kendaraan di jalanan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polres Luwu Tangkap Kakak Beradik Pengedar Sabu di Kecamatan Bua, Pengembangan Jaringan Terus Dilakukan
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Seskab Dorong Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar di Sekolah Rakyat
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Turki Sebut Pakta Pertahanan dengan Arab Saudi dan Pakistan Tidak Ditujukan untuk Iran
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Profil Diah Lupita, Cucu Pertama Megawati Soekarnoputri yang Baru Saja Dinikahi Polisi, Gelar Resepsi Mewah
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Terpopuler Ekonomi: Deretan Promo 8.8 di Alfamart, Indomaret, Family Mart, dan Lawson
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.