Jakarta (ANTARA) - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Jakarta-Bangkok.
Group Chief Executive Officer Transnusa Datuk Bernard Francis dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa inaugural flight Jakarta-Bangkok merupakan pencapaian penting dalam perjalanan ekspansi internasional Transnusa sekaligus langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan konektivitas regional Asia Tenggara.
“Inaugural flight Jakarta-Bangkok menjadi tonggak penting dalam perjalanan Transnusa. Untuk pertama kalinya, kami menghadirkan layanan penerbangan ke Thailand dengan frekuensi dua kali setiap hari dari Jakarta menuju Bangkok,” kata Datuk Bernard.
Beroperasi dengan frekuensi dua kali penerbangan langsung setiap hari, ia mengatakan rute ini menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi internasional Transnusa sekaligus memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Thailand.
Seluruh penerbangan menuju Bangkok dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, bandara internasional utama Thailand yang menjadi hub bagi lebih dari 130 maskapai penerbangan dunia.
Kehadiran rute ini tidak hanya mempermudah perjalanan antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses konektivitas yang lebih luas menuju berbagai destinasi internasional.
Lebih lanjut, ia mengatakan Transnusa berkomitmen untuk terus memperluas jaringan internasionalnya guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat konektivitas Indonesia dengan berbagai destinasi utama di kawasan.
“Kehadiran rute ini bukan hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke jaringan penerbangan internasional melalui Bangkok sebagai salah satu hub utama di kawasan," ujar Datuk Bernard.
Sebagai bagian dari peluncuran rute Jakarta-Bangkok, Transnusa menghadirkan tarif spesial mulai dari Rp2.799.000 untuk sekali jalan (one way).
Selain mendukung perjalanan wisata, pembukaan rute Jakarta-Bangkok juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Thailand melalui peningkatan mobilitas masyarakat, perdagangan, investasi, serta aktivitas MICE.
Datuk Bernard mengatakan, tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Thailand, serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand dan wisatawan internasional untuk berkunjung ke Indonesia, menjadi peluang besar yang ingin dioptimalkan melalui konektivitas udara yang semakin baik.
"Kami percaya konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, serta mobilitas masyarakat di kedua negara," kata Datuk Bernard.
Sejalan dengan optimisme terhadap potensi pasar Indonesia-Thailand, Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 75 persen dalam dua bulan pertama operasional dan optimistis angka tersebut akan meningkat menjadi 80 persen seiring bertumbuhnya permintaan pasar.
Keberhasilan pengoperasian rute Jakarta-Bangkok juga menjadi fondasi bagi langkah ekspansi internasional Transnusa berikutnya, yaitu pembukaan penerbangan langsung Bali-Phuket pada 9 September 2026.
Baca juga: TransNusa hadirkan rute langsung terbaru Bali-Phuket Thailand
Baca juga: TransNusa tambah rute internasional dan domestik perkuat konektivitas
Group Chief Executive Officer Transnusa Datuk Bernard Francis dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa inaugural flight Jakarta-Bangkok merupakan pencapaian penting dalam perjalanan ekspansi internasional Transnusa sekaligus langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan konektivitas regional Asia Tenggara.
“Inaugural flight Jakarta-Bangkok menjadi tonggak penting dalam perjalanan Transnusa. Untuk pertama kalinya, kami menghadirkan layanan penerbangan ke Thailand dengan frekuensi dua kali setiap hari dari Jakarta menuju Bangkok,” kata Datuk Bernard.
Beroperasi dengan frekuensi dua kali penerbangan langsung setiap hari, ia mengatakan rute ini menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi internasional Transnusa sekaligus memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Thailand.
Seluruh penerbangan menuju Bangkok dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, bandara internasional utama Thailand yang menjadi hub bagi lebih dari 130 maskapai penerbangan dunia.
Kehadiran rute ini tidak hanya mempermudah perjalanan antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses konektivitas yang lebih luas menuju berbagai destinasi internasional.
Lebih lanjut, ia mengatakan Transnusa berkomitmen untuk terus memperluas jaringan internasionalnya guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat konektivitas Indonesia dengan berbagai destinasi utama di kawasan.
“Kehadiran rute ini bukan hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke jaringan penerbangan internasional melalui Bangkok sebagai salah satu hub utama di kawasan," ujar Datuk Bernard.
Sebagai bagian dari peluncuran rute Jakarta-Bangkok, Transnusa menghadirkan tarif spesial mulai dari Rp2.799.000 untuk sekali jalan (one way).
Selain mendukung perjalanan wisata, pembukaan rute Jakarta-Bangkok juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Thailand melalui peningkatan mobilitas masyarakat, perdagangan, investasi, serta aktivitas MICE.
Datuk Bernard mengatakan, tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Thailand, serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand dan wisatawan internasional untuk berkunjung ke Indonesia, menjadi peluang besar yang ingin dioptimalkan melalui konektivitas udara yang semakin baik.
"Kami percaya konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, serta mobilitas masyarakat di kedua negara," kata Datuk Bernard.
Sejalan dengan optimisme terhadap potensi pasar Indonesia-Thailand, Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 75 persen dalam dua bulan pertama operasional dan optimistis angka tersebut akan meningkat menjadi 80 persen seiring bertumbuhnya permintaan pasar.
Keberhasilan pengoperasian rute Jakarta-Bangkok juga menjadi fondasi bagi langkah ekspansi internasional Transnusa berikutnya, yaitu pembukaan penerbangan langsung Bali-Phuket pada 9 September 2026.
Baca juga: TransNusa hadirkan rute langsung terbaru Bali-Phuket Thailand
Baca juga: TransNusa tambah rute internasional dan domestik perkuat konektivitas





