Jakarta (ANTARA) - Petinju Denmark, Dina Thorslund, mengalahkan Cherneka Johnson melalui kemenangan angka untuk merebut gelar juara sejati kelas bantam putri (53,5kg) dalam pertarungan yang berlangsung di Caribe Royale Resort, Florida, Amerika Serikat, Minggu.
Thorslund tampil dominan sepanjang 10 ronde hingga ketiga juri memberikan skor telak 100-90 untuk petinju asal Denmark tersebut, yang membuatnya keluar sebagai pemenang mutlak dalam pertarungan tersebut.
Kemenangan itu membawa Thorslund merebut empat sabuk juara dunia kelas bantam putri keempat sabuk tersebut berasal dari World Boxing Council (WBC), World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO) milik Cherneka.
Sejak ronde awal, Thorslund langsung menunjukkan aktivitas tinggi dengan terus bergerak maju dan melepaskan kombinasi pukulan. Ia berusaha menekan Johnson dan tidak memberikan banyak ruang bagi lawannya untuk mengembangkan serangan.
Johnson mencoba menjaga jarak sambil mencari celah melalui pukulan balasan. Namun, Thorslund mampu mempertahankan tekanan dan tampil lebih aktif dalam pertukaran pukulan dengan petinju Asutralia itu.
Baca juga: Itauma tanggapi status duel lawan Hrgovic jadi perebutan juara IBF
Memasuki ronde-ronde pertengahan, Thorslund semakin mengontrol tempo dan ritme pertarungan. Johnson berusaha mengubah strategi untuk keluar dari tekanan, tetapi Thorslund tetap mampu memaksakan pertarungan berlangsung sesuai dengan ritmenya.
Tekanan dan volume pukulan yang terus diberikan Thorslund membuat Johnson mulai kesulitan mengembangkan serangan. Meski sesekali mampu memberikan perlawanan dan menemukan momen yang bagus, Johnson tetap kesulitan mengimbangi konsistensi Thorslund.
Dominasi Thorslund semakin terlihat menjelang dua ronde terakhir. Ia tetap aktif melepaskan kombinasi pukulan, bergerak dengan baik, dan memanfaatkan pukulan balasan untuk menjaga keunggulannya.
Pada dua ronde terakhir, Johnson mencoba mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Thorslund mampu mempertahankan kontrol hingga bel akhir berbunyi.
Tidak ada knockdown (KO)maupun kemenangan KO dalam pertarungan tersebut. Namun, dominasi Thorslund sepanjang 10 ronde tercermin jelas dari penilaian ketiga juri yang memberikan skor 100-90.
Dengan kemenangan tersebut, Dina Thorslund resmi menyandang status sebagai juara sejati kelas bantam putri setelah menguasai seluruh empat sabuk juara dunia utama.
Baca juga: Duel ulang juara WBO Dubois melawan Wardley digelar Oktober
Thorslund tampil dominan sepanjang 10 ronde hingga ketiga juri memberikan skor telak 100-90 untuk petinju asal Denmark tersebut, yang membuatnya keluar sebagai pemenang mutlak dalam pertarungan tersebut.
Kemenangan itu membawa Thorslund merebut empat sabuk juara dunia kelas bantam putri keempat sabuk tersebut berasal dari World Boxing Council (WBC), World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO) milik Cherneka.
Sejak ronde awal, Thorslund langsung menunjukkan aktivitas tinggi dengan terus bergerak maju dan melepaskan kombinasi pukulan. Ia berusaha menekan Johnson dan tidak memberikan banyak ruang bagi lawannya untuk mengembangkan serangan.
Johnson mencoba menjaga jarak sambil mencari celah melalui pukulan balasan. Namun, Thorslund mampu mempertahankan tekanan dan tampil lebih aktif dalam pertukaran pukulan dengan petinju Asutralia itu.
Baca juga: Itauma tanggapi status duel lawan Hrgovic jadi perebutan juara IBF
Memasuki ronde-ronde pertengahan, Thorslund semakin mengontrol tempo dan ritme pertarungan. Johnson berusaha mengubah strategi untuk keluar dari tekanan, tetapi Thorslund tetap mampu memaksakan pertarungan berlangsung sesuai dengan ritmenya.
Tekanan dan volume pukulan yang terus diberikan Thorslund membuat Johnson mulai kesulitan mengembangkan serangan. Meski sesekali mampu memberikan perlawanan dan menemukan momen yang bagus, Johnson tetap kesulitan mengimbangi konsistensi Thorslund.
Dominasi Thorslund semakin terlihat menjelang dua ronde terakhir. Ia tetap aktif melepaskan kombinasi pukulan, bergerak dengan baik, dan memanfaatkan pukulan balasan untuk menjaga keunggulannya.
Pada dua ronde terakhir, Johnson mencoba mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, Thorslund mampu mempertahankan kontrol hingga bel akhir berbunyi.
Tidak ada knockdown (KO)maupun kemenangan KO dalam pertarungan tersebut. Namun, dominasi Thorslund sepanjang 10 ronde tercermin jelas dari penilaian ketiga juri yang memberikan skor 100-90.
Dengan kemenangan tersebut, Dina Thorslund resmi menyandang status sebagai juara sejati kelas bantam putri setelah menguasai seluruh empat sabuk juara dunia utama.
Baca juga: Duel ulang juara WBO Dubois melawan Wardley digelar Oktober





