Prabowo Tak Suka Pertamina & PLN Punya Banyak Anak dan Cucu

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan terkait pembenahan tata kelola perusahaan negara.

Dia memerintahkan pengurangan lapisan organisasi serta anak dan cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.

BACA JUGA: Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Distribusi Energi & Program Pemberdayaan di Kepri

Hal tersebut dibahas saat dirinya memanggil sejumlah menteri termasuk Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri ke Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (9/8) kemarin.

“Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” ucap Sekretaris Kabinet Teddy Indra dalam keterangannya.

BACA JUGA: Survei IPO: Prabowo Belum Aman dari Kejaran KDM dan Anies

Penyederhanaan struktur tersebut diarahkan untuk menciptakan BUMN yang lebih lincah dan produktif.

Dengan rantai birokrasi yang lebih pendek, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menjaga efisiensi perusahaan negara.

BACA JUGA: Pengamat: Kementerian ESDM Harus Bertanggung Jawab soal Blackout PLN

“Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga,” katanya.

Selain itu, Prabowo juga membahas agenda ketahanan energi. Dia menerima laporan perkembangan Program Mandatori B50 atau biodiesel 50 persen serta kesiapan infrastruktur menuju penerapan mandatori bioetanol.

Simon disebut melaporkan kemajuan implementasi B50 yang telah diluncurkan Presiden Prabowo pada Juli lalu.

Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan sumber energi dalam negeri.

“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50 persen) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh Pemerintah,” kata Seskab.

Pertemuan tersebut menegaskan dua agenda besar yang terus didorong Prabowo, yaitu membangun kemandirian energi dengan kekuatan sumber daya nasional, serta memastikan BUMN dikelola secara semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan negara dan rakyat. (dit/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota DPR Mendorong Kota Magelang Menjadi Contoh Toleransi Beragama di Indonesia
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Bupati Bogor Jemput Bendera Pusaka 1948, Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan dari Malasari
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Cek Rute dan Cara Naik Bus Sekolah Jakarta
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah terus perkuat KDMP gerakkan ekonomi desa
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Wall Street Naik Dua Pekan Beruntun, Indeks SdanP Cetak Rekor
• 6 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.