HARIAN.FAJAR.CO.ID, MADRID—Pramusim Real Madrid tidak hanya berfungsi sebagai persiapan untuk musim kompetisi 2026/2027.
Periode ini juga perlahan mengungkap struktur yang ingin dibangun José Mourinho selama masa jabatan barunya menukangi Los Blancos.
Dikutip dari beinSPORTS, setelah satu lagi laga uji coba pramusim melawan Ferencváros, pelatih asal Portugal itu memberikan salah satu petunjuk terbesar mengenai proyeknya: ia berniat bekerja dengan skuad ramping yang terdiri dari sekitar 20 pemain.
Kedalaman skuad Real Madrid saat ini memungkinkan Mourinho memiliki setidaknya dua opsi untuk hampir setiap posisi.
Di bawah mistar gawang, Thibaut Courtois menjadi pilihan utama yang didukung oleh Andriy Lunin, sementara persaingan di posisi bek sayap bahkan lebih ketat dengan hadirnya nama-nama seperti Marc Cucurella, Álvaro Carreras, Denzel Dumfries, Trent Alexander-Arnold, dan Ferland Mendy.
Situasi lebih sengit lagi terjadi di posisi bek tengah. Menyusul kedatangan Ibrahima Konaté, Raúl Asencio tampaknya menjadi bek tengah kelima yang tersedia—sebuah situasi yang dapat memangkas waktu bermainnya secara signifikan dan meningkatkan kemungkinan ia akan hengkang.
Persaingan di sektor tengah lapangan pun tak kalah sengitnya.
Aurélien Tchouaméni, Federico Valverde, Bernardo Silva, Eduardo Camavinga, dan Thiago semuanya menjadi opsi untuk dua posisi dalam skema double pivot; hal ini memberikan banyak alternatif bagi Mourinho, namun juga menghadirkan keputusan sulit terkait pembagian waktu bermain.
Di area yang lebih ke depan, Jude Bellingham dan Arda Güler tampaknya menjadi dua pilihan utama untuk peran kreatif dalam tim.
Posisi penyerangan menawarkan lebih banyak kemungkinan lagi.
Vinicius Jr. tampaknya menjadi pilihan utama di sisi kiri, sementara Rodrygo bisa kembali ke posisi aslinya setelah ia pulih sepenuhnya.
Di sisi sayap seberangnya, Yan Diomande dan Brahim Díaz bersaing untuk mendapatkan menit bermain, dengan Endrick dan bahkan Federico Valverde tersedia sebagai alternatif dalam skenario tertentu.
Di posisi penyerang tengah, Kylian Mbappé tetap menjadi tumpuan utama tim dalam mencetak gol, sementara Gonzalo Espí dan Endrick juga menjadi opsi alternatif untuk posisi tersebut.
Real Madrid telah menghadapi berbagai masalah fisik dalam beberapa musim terakhir, dan Mourinho pun harus berurusan dengan masalah kebugaran serta cedera yang menimpa pemain seperti Dean Huijsen, Raúl Asencio, dan Thiago, di samping kondisi fisik Éder Militão, Ferland Mendy, dan Rodrygo.
Oleh karena itu, meskipun pelatih asal Portugal tersebut tampak bertekad membangun skuad yang lebih solid, beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu siapa saja yang akhirnya masuk dalam kelompok inti serta siapa yang mungkin akan tergeser dari urutan prioritas atau mencari peluang pindah ke klub lain. (amr)





