Yanti Tewas Ditembak Mantan Suami di Mesuji, Polisi Buru Pelaku

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS – Yanti, warga Kabupaten Mesuji, Lampung, tewas ditembak mantan suaminya, Abu Rohman, Senin (10/8/2026). Rohman melarikan diri setelah beraksi dan hingga kini masih dikejar polisi.

”Penembakan terjadi di jalan sekitar Pasar Desa Wiralaga I, Kecamatan Mesuji, Senin, pukul 06.00 WIB,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Mesuji Inspektur Satu Adi Setiawan, Senin siang.

Adi mengatakan, insiden itu bermula saat Rohman mendatangi rumah orang tua korban Minggu (9/8/2026), sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku, yang sudah bercerai, meminta rujuk kembali dengan sejumlah ancaman.

Dengan membawa senjata api, Rohman sesumbar bakal membakar rumah mantan mertuanya itu. Takut mendengar ancaman tersebut, Yanti mengikuti ajakan menginap di rumah pelaku.

Keesokan harinya, niat Yanti kembali ke rumah orang tuanya ditolak pelaku. Rohman kembali mengancam akan menembak korban jika nekat pulang.

Saat itu, Yanti tidak menghiraukan ancaman pelaku. Dia tetap berjalan pulang menuju rumah orangtuanya. Saat itulah, pelaku mengikuti korban dari belakang dan menembaknya dari jarak dekat.

“Pelaku menembakkan senjata api dengan cara ditempelkan di paha kiri korban. Peluru tembus ke paha kanan. Pelaku lalu melarikan diri,” kata Adi.

Akibat luka parah dan diduga kehabisan darah, Yanti meninggal di lokasi kejadian. Ironisnya, penembakan itu disaksikan anak korban.

Kasus ini lantas viral di media sosial. Rekaman video warga yang menangisi jenazah korban beredar dengan cepat.

Baca JugaPembunuhan Keji di Mesuji dan Rentannya Perempuan Menjadi Korban 
Segera ditangkap

Staf Ahli Bupati Mesuji Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sri Pujiastuti mengecam penembakan ini. Dia berharap, pelaku bisa segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sri menyoroti maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan yang berujung maut di Mesuji. Bahkan, sebagian besar pelaku kekerasan merupakan orag dekat korban, mulai dari pasangan, teman, atau tetangga.

“Kami akan pantau kasus ini sampai pelaku ditangkap. Info yang kami dengar, pelaku berasal dari luar Mesuji,” ucapnya.   

Dia menyebut, banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan juga berkaitan dengan maraknya kasus kriminalitas lain, seperti narkoba hingga peredaran senjata api ilegal.

Sebelumnya, selama periode Januari-Juli 2026, Polda Lampung mengungkap 29 kasus narkoba dengan 35 tersangka, serta memusnahkan sabu sebanyak 119,1 kilogram, ganja 58,2 kg, dan puluhan ribu butir pil ekstasi senilai Rp 264,9 miliar.

Selain itu, Polda Lampung menerima penyerahan 166 pucuk senjata api rakitan dan 114 butir amunisi dari masyarakat. Pengungkapan ini menjadi gambaran masifnya peredaran narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal di masyarakat.

Sebelumnya, Kepala Polda Lampung Inspektur Jenderal Polisi Helfi Assegaf mengatakan, kepemilikan senjata api rakitan di tengah masyarakat menjadi perhatian serius karena berpotensi digunakan dalam berbagai tindak kriminal, termasuk kejahatan jalanan yang belakangan marak terjadi. Karena itu, pihaknya melakukan pendekatan persuasif yang melibatkan sejumlah tokoh masyarakat

Helfi menyebut, warga yang menyimpan senjata api rakitan diminta untuk menyerahkan pada aparat. Masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa menyimpan senjata api ilegal termasuk perbuatan melanggar hukum dan membahayakan keselamatan bersama.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius karena senjata tersebut berpotensi digunakan dalam berbagai aksi kriminal yang mengancam keselamatan warga,” kata Helfi.

Baca JugaPerempuan Hamil Muda Diduga Dibunuh Calon Suami, Mayatnya Ditemukan di Kebun Singkong

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Awal Pekan Harga Emas Antam Stagnan, Beli 10 Gram Rp 26,39 Juta
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Tim Gabungan BNN Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba Bernilai Triliunan Rupiah
• 16 menit laluidxchannel.com
thumb
Hasil Moto2 Inggris 2026: Filip Salac Juara, Mario Aji Keteteran Finis di Posisi Buncit
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
British Columbia Kanada tetapkan status darurat karhutla
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
3 Bocah Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, 2 Orang Tewas 
• 16 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.