Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun Tebu

rctiplus.com
5 jam lalu
Cover Berita
Tak Pulang Kerja hingga Petang, Operator Traktor di Kendal Ditemukan Tewas di Kebun TebuNasional | inews | Senin, 10 Agustus 2026 - 14:24Dengarkan Berita

KENDAL, iNews.id - Seorang operator traktor bernama Muryono (60) ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan tebu Blok Jerukwangi, Dusun Ngareanak, Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (9/8/2026). Korban merupakan warga Desa Wanamulya, Kabupaten Pemalang.

Kapolsek Singorojo AKP Sudali mengatakan, saat kejadian dia sedang bekerja sebagai operator traktor di kawasan perkebunan tebu. Korban berangkat bekerja seperti biasa pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Namun hingga sore hari, Muryono tidak kunjung kembali dari lokasi tempatnya bekerja.

"Biasanya sekitar pukul 17.00 WIB korban sudah pulang. Karena belum kembali, rekan kerjanya mencoba menghubungi lewat telepon, tetapi tidak ada jawaban meski ponselnya masih aktif," ujarnya dikutip dari iNews Pantura, Senin (10/8/2026).

Rekan kerja yang khawatir kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada mandor perkebunan. Mereka bersama sejumlah pekerja selanjutnya mendatangi lokasi terakhir korban bekerja.

Baca Juga:Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai

Setibanya di lokasi, Muryono ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Posisi tubuh korban tertelungkup tidak jauh dari traktor yang digunakannya bekerja.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan Supranoto, rekan kerja korban yang juga karyawan. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.

Polisi menemukan luka lecet ringan pada bagian pelipis. Luka tersebut diduga muncul akibat benturan dengan dudukan kayu traktor saat korban terjatuh.

"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga mengalami serangan jantung saat bekerja karena memiliki riwayat penyakit jantung," ujarnya.

Jenazah Muryono kemudian dievakuasi ke Puskesmas Boja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, Muryono meninggal akibat sakit saat menjalankan pekerjaannya sebagai operator traktor.

Baca Juga:Prabowo: Senapan Tentara Arab Saudi Akan Diproduksi PT Pindad, Senjata Kita Teruji

Polisi juga menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung sehingga dugaan awal mengarah pada serangan jantung. Setelah proses penanganan selesai, jenazah akan diserahkan kepada pihak perusahaan perkebunan untuk keperluan administrasi sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Salatiga.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis Genius Girlfriend Dracin Remaja Tian Xiwei dan Hu Yitian: Dari Temen Jadi Demen
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BPS: Harga daging sapi di atas HAP pada awal Agustus 2026
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Dukung Pegiat Gim Lokal, Komdigi Gencarkan Fiberisasi hingga ke Daerah-daerah
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Eropa Barat Catat Rekor Suhu Tertinggi, Gelombang Panas Picu Kekeringan dan Kebakaran
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Veda Ega Pratama Dapat Durian Runtuh, Pangkas Jarak di Klasemen Rookie Moto3 2026 Usai Brian Uriarte dan Hakim Danish Terjatuh
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.