HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perubahan besar terjadi di tubuh Malut United menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Klub yang kini menggunakan nama Java United FC tersebut menunjuk Fabio Lefundes sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Pelatih asal Brasil itu dikontrak selama dua musim, hingga akhir musim 2027/2028.
Kehadiran Lefundes sekaligus menandai dimulainya proyek baru Java United. Namun, di tengah perubahan tersebut, perhatian juga tertuju kepada dua pemain asal Sulawesi Selatan, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.
Keduanya menjadi bagian penting Malut United pada musim sebelumnya. Kini, setelah perubahan identitas klub dan pergantian pelatih, muncul pertanyaan mengenai posisi mereka dalam proyek baru yang dipimpin Lefundes.
Fabio Lefundes Bawa Proyek Baru
Lefundes mengaku antusias mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Java United.
“Saya sangat bahagia dan termotivasi menerima kepercayaan dari manajemen untuk memimpin proyek baru ini bersama Java United FC,” ujar Lefundes dilansir Antara.
Menurutnya, membangun tim yang relatif baru di kompetisi kasta tertinggi Indonesia merupakan tantangan besar.
“Menata, membangun, dan mengembangkan proses di sebuah klub yang relatif baru di Super League Indonesia adalah sebuah tanggung jawab besar, dan justru tantangan seperti inilah yang memotivasi saya,” imbuh pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Lefundes bukan sosok baru di sepak bola Indonesia.
Ia pertama kali menangani Madura United pada pertengahan musim 2021/2022. Dalam 53 pertandingan, ia mencatatkan 21 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 19 kekalahan.
Setelah sempat menjadi asisten pelatih Shandong Taishan FC di Liga China, Lefundes kembali ke Indonesia dengan menangani Persita Tangerang pada musim 2024/2025.
Bersama Pendekar Cisadane, ia mencatatkan 12 kemenangan, enam hasil imbang, dan 14 kekalahan dari 32 pertandingan.
Kariernya kemudian berlanjut bersama Borneo FC pada musim 2025/2026.
Lefundes membawa Pesut Etam bersaing dalam perburuan gelar juara bersama Persib Bandung. Dari 34 pertandingan, Borneo FC meraih 25 kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan hingga akhirnya finis sebagai runner-up.
Kini, tantangan baru menantinya bersama Java United.
Sayuri Bersaudara dalam Tanda Tanya
Perubahan klub dan pergantian pelatih membuat posisi sejumlah pemain berpotensi mengalami perubahan.
Termasuk Yakob dan Yance Sayuri.
Keduanya memiliki karakter permainan yang bisa menjadi bagian penting dalam skema permainan Lefundes, terutama karena pengalaman dan kemampuan bermain di sektor sayap.
Yakob Sayuri dikenal memiliki kecepatan serta kemampuan melakukan penetrasi dari sisi lapangan. Sementara Yance juga memiliki fleksibilitas untuk bermain di sektor sayap maupun membantu permainan dari lini belakang.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Lefundes.
Pelatih asal Brasil itu tentu akan melakukan penilaian ulang terhadap seluruh pemain sebelum menentukan komposisi utama Java United.
Kedatangan pelatih baru membuka peluang bagi semua pemain untuk mendapatkan tempat.
Di satu sisi, Sayuri bersaudara bisa menjadi bagian dari proyek baru tersebut jika mampu meyakinkan Lefundes selama masa persiapan.
Di sisi lain, perubahan sistem permainan juga bisa membuat persaingan posisi semakin ketat.
TC Yogyakarta Jadi Penentu
Setelah menunjuk Lefundes, Java United kini mulai mempersiapkan skuad menghadapi Super League 2026/2027.
Tim akan menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta.
Agenda tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Lefundes untuk melihat langsung kemampuan seluruh pemain, termasuk Sayuri bersaudara.
“Sekarang, sebuah cerita baru dimulai bersama Java United FC. Saya tahu perjalanan kali ini tidak akan mudah. Tetapi, saya akan bekerja tanpa henti untuk membangun tim yang kompetitif, dengan identitas, keberanian, dan ambisi yang kuat,” kata Lefundes.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelatih tidak hanya ingin mempertahankan struktur lama.
Lefundes ingin membangun identitas permainan baru.
Karena itu, TC di Yogyakarta menjadi sangat penting. Dari sana, pelatih bisa mulai menentukan pemain yang sesuai dengan filosofi permainannya.
Peluang Tetap Terbuka
Bagi Yakob dan Yance Sayuri, perubahan ini tidak harus menjadi kabar buruk.
Justru kedatangan Lefundes bisa membuka kesempatan baru bagi keduanya.
Pelatih baru biasanya membawa penilaian dan kebutuhan taktis yang berbeda. Pemain yang sebelumnya menjadi pilihan utama belum tentu tetap mendapatkan tempat, begitu pula pemain yang sebelumnya kurang mendapat kesempatan bisa saja menjadi bagian penting dari tim.
Sayuri bersaudara memiliki pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Jika mampu menunjukkan performa terbaik selama persiapan, keduanya berpeluang masuk dalam rencana Lefundes.
Java United sendiri membutuhkan skuad yang kompetitif untuk menghadapi musim yang panjang.
Karena itu, pengalaman pemain seperti Yakob dan Yance bisa menjadi modal berharga dalam proyek baru tersebut.
Kini, semua akan ditentukan di lapangan.
Perubahan dari Malut United menjadi Java United, pergantian pelatih, serta pembangunan skuad baru membuat persaingan di dalam tim semakin terbuka.
Bagi Sayuri bersaudara, pemusatan latihan di Yogyakarta menjadi panggung pertama untuk menjawab satu pertanyaan besar:
Apakah Yakob dan Yance Sayuri masih menjadi bagian penting dari proyek baru Java United bersama Fabio Lefundes?





