Menginjak usia dewasa, waktu kita habis untuk urusan pekerjaan dan tanggung jawab harian. Waktu untuk bersosialisasi makin terbatas dan kesempatan mencari teman baru, apalagi teman baik, rasanya makin sulit.
Ditambah lagi, kenyataan pahit dalam memilih teman baik adalah kita harus lebih selektif. Kita butuh sosok yang sejalan secara nilai, memberi dampak positif, dan aman diajak berbagi cerita. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam yang mengingatkan bahwa berteman dengan penjual minyak wangi membuat kita ikut harum, sedangkan berteman dengan pandai besi bisa membuat kita terkena percikan api atau bau asapnya.
Memang tidak mudah menembus sirkel pertemanan di usia dewasa. Namun, sulit bukan berarti mustahil. Kalau kamu ingin membangun sirkel baru atau mencari seorang teman yang berkualitas, coba terapkan langkah-langkah berikut.





