Pembangunan Tol Layang Ancol Timur-Pluit Capai 44,12 Persen, Ditargetkan Beroperasi 2028

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pembangunan Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) terus berjalan dengan progres konstruksi mencapai 44,12 persen per awal Agustus 2026. Ruas tol layang Ancol Timur-Pluit tersebut ditargetkan beroperasi penuh pada 2028 untuk memperkuat konektivitas kawasan pelabuhan, jaringan tol Jabodetabek, hingga Bandara Soekarno-Hatta.

Jalan Tol HBR II memiliki panjang 9,68 kilometer dan membentang dari Ancol Timur hingga Pluit. Ruas tersebut dirancang dengan kecepatan operasional 80 kilometer per jam serta dilengkapi dua simpang susun, yakni Junction Ancol Timur dan Junction Pluit.

Baca Juga
  • Mastel Dorong Platform Digital Global Ikut Andil Bangun Infrastruktur Digital RI
  • Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak, PLN Perluas Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik
  • Apresiasi Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan DIY, Hilmy Muhammad: Dukung Aktivitas Masyarakat

Dengan nilai investasi sekitar Rp15,8 triliun, proyek tersebut dikelola Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebagai kontraktor utama.

Setelah selesai, HBR II akan terintegrasi dengan Harbour Road I, Akses Tanjung Priok (ATP), serta Tol Ir. Sedyatmo menuju Bandara Soekarno-Hatta. Integrasi tersebut diharapkan memperkuat jaringan tol Jabodetabek sekaligus meningkatkan konektivitas antara kawasan pelabuhan dan bandara.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Direktur PT Bandar Anugerah Jaya Andri Manik mengatakan, perusahaan turut mendukung pembangunan HBR II melalui penyediaan alat berat untuk mobilisasi logistik dan material konstruksi.

“Kami bersyukur dan bangga dapat turut berkontribusi dalam proyek ini, khususnya melalui penyediaan jasa alat berat yang mendukung kelancaran mobilisasi logistik dan material konstruksi di lapangan. Progres 44,12 persen yang dicapai hingga saat ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak yang terlibat, dan kami optimistis proyek ini akan memberikan dampak besar bagi efisiensi logistik serta konektivitas Jakarta menuju Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Andri Manik, Senin (10/8/2026).

Menurut Andri, pekerjaan pendukung konstruksi menghadapi tantangan karena proyek berada di kawasan perkotaan padat dan berdekatan dengan jalur rel kereta api, jalan tol, serta jalan nasional yang tetap beroperasi.

PT Bandar Anugerah Jaya sebagai salah satu subkontraktor pendukung proyek menyediakan alat berat untuk kebutuhan logistik dan pemindahan material konstruksi di lapangan. 

“Kompleksitas medan kerja menuntut kami memastikan setiap unit alat berat yang dioperasikan telah memenuhi standar keselamatan kerja, sekaligus siap mendukung ritme dan target penyelesaian proyek,” tambahnya.

Dari sisi kawasan, penyelesaian HBR II tidak hanya berdampak pada Jakarta Utara sebagai lokasi fisik proyek. Integrasi dengan jaringan tol Jabodetabek juga berpotensi memengaruhi mobilitas kendaraan dari kawasan lain, termasuk Jakarta Selatan yang menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan jasa.

Jakarta Selatan memiliki struktur penduduk usia produktif yang mencapai 67,8 persen dari total populasi. Aktivitas ekonominya ditopang antara lain sektor perkantoran, jasa keuangan, dan teknologi digital, sehingga kelancaran konektivitas dan distribusi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi aktivitas usaha di kawasan tersebut.

Dengan target operasi pada 2028, penyelesaian HBR II menjadi salah satu proyek infrastruktur yang diharapkan meningkatkan konektivitas jaringan jalan Jakarta dan mendukung pergerakan logistik dari kawasan pelabuhan menuju berbagai wilayah Jabodetabek serta Bandara Soekarno-Hatta.

 

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Mengenali Orang yang Berhati Bersih
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bersama Menhan, Kepala BIN, hingga Dirut Pertamina, Bahas Apa?
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Hasil Olah TKP Penembakan di Pintu Masuk FBLB, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan 2 Anggota KKB
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Tinjau Jembatan di Aceh, Gibran Tekankan Pembangunan Tak Sekadar Cepat tapi Berkualitas
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.