Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak Terjepit

rctiplus.com
10 jam lalu
Cover Berita
Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak TerjepitNasional | inews | Senin, 10 Agustus 2026 - 18:03

KENDAL, iNews.id – Aksi pembagian ayam gratis oleh asosiasi peternak ayam petelur di Alun-Alun Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Senin (10/8/2026) siang berlangsung ricuh. Ribuan warga yang telah memadati lokasi sejak pagi saling berdesakan dan merangsek kendaraan pembawa ayam demi mendapatkan bantuan tersebut.

Suasana kian tak terkendali begitu iring-iringan mobil yang mengangkut belasan ribu ekor ayam tiba di tengah Alun-Alun Kendal. 

Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan massa langsung mengepung dan menyerbu setiap truk pembawa ayam. Kericuhan tak terhindarkan lantaran warga khawatir tidak kebagian, hingga mengabaikan imbauan panitia.

Aksi saling dorong dan berebut antarwarga membuat sejumlah ibu-ibu serta anak-anak yang berada di tengah kerumunan terjepit. Petugas keamanan dan perwakilan peternak di lapangan pun kewalahan menahan gelombang massa yang terus memuncak.

Baca Juga:Bupati Etik Suryani Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Berjalan

"Massa yang menunggu sejak pagi langsung merangsek begitu mobil tiba. Petugas dan peternak yang mencoba menertibkan tidak sanggup menahan ribuan warga," ujar Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera, Suwardi, Senin (10/8/2026).

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 15.000 ekor ayam hidup yang disiapkan peternak habis diperebutkan warga dalam kurun waktu kurang dari setengah jam. 

Aksi bagi-bagi puluhan ribu ekor ayam ini dilakukan sebagai bentuk keputusasaan para peternak lokal. Melambungnya harga pakan ternak yang tak sebanding dengan anjloknya harga jual telur di pasaran membuat para peternak menanggung kerugian besar setiap harinya.

Guna menekan pembengkakan kerugian operasional akibat tidak sanggup membeli pakan, para peternak memilih membagikan ayam-ayam produksi tersebut secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari yang meninjau langsung situasi di Alun-Alun menyatakan keprihatinannya atas kondisi perekonomian para peternak. Dia berjanji akan menjembatani dan meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.

"Aspirasi serta keluhan dari para peternak terkait melonjaknya biaya pakan ini akan segera kami sampaikan kepada pemerintah pusat untuk dicari solusinya," tegas Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.

Baca Juga:Tindak Lanjut Instruksi Presiden, Pemerintah Canangkan Gerakan Indonesia ASRI

Para peternak berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas untuk menekan dan menstabilkan harga pakan di pasaran, serta menaikkan harga jual telur agar industri peternakan rakyat dapat bertahan.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,62 Persen, 4 Saham Ini Masuk Radar Rekomendasi
• 19 jam laludisway.id
thumb
KPK Buka Peluang Periksa Lagi Ridwan Kamil Usai Tahan 4 Tersangka Bank BJB
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wanita Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu Usai Lompat ke Rel
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Ko Hee-jin Diusir dari Red Sparks Imbas Terseret Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks, Volimania Minta Pelatih Baru
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.