Insiden tersebut terjadi menjelang akhir babak pertama. Jacy berhasil menyundul bola ke dalam gawang Chapecoense dan langsung merayakan gol dengan memasukkan bola ke balik kausnya.
Jacy kemudian berlari menuju arah tribun penonton untuk merayakan gol tersebut. Namun, ketika melompati papan iklan di pinggir lapangan, ia tidak menyadari akses menuju terowongan ruang ganti di belakangnya dalam kondisi terbuka.
Bek Coritiba itu langsung terperosok dan jatuh ke dalam terowongan. Rekan setim, petugas pertandingan, hingga penonton yang berada di sekitar lokasi segera mendekatinya untuk memberikan pertolongan.
Baca Juga :
Jadwal UEFA Super Cup 2026: PSG Hadapi Aston Villa Pekan Ini!Jacy mengalami cedera pada bagian pergelangan kaki akibat insiden tersebut. Rasa sakit yang dialaminya membuat pemain yang juga menjabat sebagai kapten Coritiba itu harus ditarik keluar dan tidak dapat melanjutkan pertandingan pada babak kedua.
Nasib buruk Jacy tidak berhenti setelah mengalami cedera. Gol yang sebelumnya dirayakan dengan penuh suka cita ternyata tidak disahkan oleh wasit.
Setelah melakukan pemeriksaan menggunakan VAR, wasit memutuskan menganulir gol Jacy karena posisinya dinilai offside ketika proses terciptanya gol. Alhasil, Jacy harus menerima kenyataan pahit setelah selebrasinya berujung cedera sekaligus kehilangan gol.
Untungnya, Coritiba tetap mampu mengamankan kemenangan meski gol Jacy dianulir. Tiago Coser membawa tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-31. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Coritiba pun mengamankan tiga poin, sementara Jacy harus menyaksikan sisa pertandingan dari luar lapangan.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





