Genjot Pengembangan Kendaraan Listrik, PLN Transformasikan SDM SMK Jadi Teaching Factory

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT PLN (Persero) berhasil mendorong transformasi bengkel praktik SMK Dinamika Jakarta menjadi Teaching Factory Teknik Sepeda Motor, guna mendukung pengembangan kompetensi kendaraan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (PLN UIP2B Jamali), Munawwar Furqan mengatakan, melalui program Upgrading Konversi Kendaraan Listrik, para siswa tidak hanya memperoleh fasilitas pembelajaran yang lebih modern.

Baca Juga :
Budaya Modifikasi Indonesia Dibawa ke Jepang, Ini yang Dipamerkan
PLN Perkuat Infrastruktur EV Respons Melonjaknya Konsumsi Listrik SPKLU

"Mereka juga mampu meningkatkan kompetensi, hingga sebagian guru dan siswa dipercaya menjadi asesor sertifikasi konversi sepeda motor listrik," kata Munawwar dalam keterangannya, Senin, 10 Agustus 2026.

PT PLN (Persero),Teaching Factory SMK
Photo :
  • [Istimewa]

Transformasi tersebut menjadi salah satu wujud kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menjawab kebutuhan transisi energi serta perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Munawwar mengatakan, potensi generasi muda akan berkembang ketika didukung oleh ekosistem yang tepat. Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi salah satu kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten menghadapi tantangan masa depan.

"Melihat sekolah bisa terus bertumbuh dan mampu mencetak lulusan dengan kompetensi yang diakui tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan program-program yang memberi manfaat jangka panjang," ujar Munawwar.

Program tersebut dilaksanakan PLN UIP2B Jamali melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban DKI Jakarta dan Banten (UP2B Jakban), dengan menghadirkan bantuan peralatan praktik sekaligus membuka akses pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri kendaraan listrik.

Dampak program tersebut kini terlihat nyata. Bengkel praktik yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran telah berkembang menjadi Teaching Factory Teknik Sepeda Motor.

Para siswa tidak lagi sekadar mempelajari teori konversi kendaraan listrik, tetapi telah mampu melakukan praktik sesuai standar industri, menghasilkan karya, serta membangun budaya kerja yang semakin profesional.

Perkembangan tersebut bahkan melampaui ekspektasi. Sejumlah guru dan siswa kini dipercaya menjadi bagian dari asesor sertifikasi konversi sepeda motor listrik di Kota Duri. Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa dukungan melalui program TJSL tidak hanya meningkatkan kapasitas sekolah, tetapi juga melahirkan kompetensi yang diakui dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Baca Juga :
Pertamina Cetak 128 Local Hero Energi Bersih, Dorong Desa Mandiri Lewat PLT
Kutip Ucapan BJ Habibie soal 1% SDM Cerdas, Prabowo: Kita Butuh Orang-orang Pintar
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK 2, Tawarkan Beragam Promo Menarik Miliki Rumah atau Kendaraan Baru

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menolak Jenuh dari Balik Jeruji: Aroma Roti dan Harapan Sehat di Lapas Cipinang Jaktim
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Meneladan Pahlawan di Hari Kemerdekaan
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Topan Dolphin Terjang Tiongkok Timur, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Eala kandas, Gauff dan Osaka melaju ke perempat final Toronto
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Jaecoo Menarik 171 Unit J7 di Australia karena Kabel Kelistrikan Berisiko Rusak
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.