Presiden Prabowo Instruksikan Operasi Maksimal Padamkan Karhutla

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara maksimal dan terkoordinasi. Karena meningkatnya risiko ancaman akibat kondisi kering dan penguatan fenomena El Nino.

"Masa El Nino ini, masih banyak terjadi karhutla-karhutla di sebagian wilayah Indonesia. Beberapa yang sangat banyak jumlah titik api adalah di Kalimantan Barat dan di Kalimantan Tengah, dan yang cukup besar terjadi di Jawa Timur, di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir Antara, Senin, 10 Agustus 2026.
 

Baca Juga :

Makin Meluas, Kebakaran Gunung Bromo Capai 742 Hektare

Prasetyo menjelaskan, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dengan memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, serta pengelola kawasan demi mempercepat pemadaman.

Guna menekan laju sebaran api, pemerintah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peluang pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang disesuaikan dengan kondisi atmosfer di wilayah terdampak.


Ilustrasi. Foto: MGN.

Selain itu, armada pemadaman udara seperti helikopter water bombing dan pesawat pendukung telah disiagakan penuh untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.

"Semua dimonitor, kemudian peralatan-peralatan termasuk water bombing, helikopter, dan pesawat-pesawat yang dapat membantu untuk mengatasi karhutla sesuai dengan petunjuk dan perintah Bapak Presiden tadi malam, hari ini semua kami koordinasikan," jelas Prasetyo.

Sebelumnya, BMKG telah memperingatkan bahwa penguatan El Nino pada musim kemarau tahun ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan ekstrem dan karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Seiring hal tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merasa Banyak Kejanggalan BAP, Richard Lee Optimis Segera Bebas
• 6 jam lalucumicumi.com
thumb
Lupakan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Dipastikan Ketambahan Diaspora Baru di FIFA ASEAN Cup
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Ompreng MBG Bakal Punya Batas Waktu Konsumsi, Lewat Jam Ini Dilarang Dimakan
• 17 jam laludisway.id
thumb
Anggap Hanya Manuver Politik, AS tidak Terganggu Penolakan Israel Terhadap Rencana Trump untuk Gaza
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Kementerian HAM Pilih Dua Kelurahan di Makassar Jadi Percontohan Sadar HAM
• 8 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.