VIVA – YouTuber Muhammad Jannah atau yang lebih dikenal dengan nama Bigmo tengah menjadi sorotan setelah kanal YouTube miliknya mendapat sanksi tegas dari platform tersebut. Hak monetisasi kanal Bigmo dicabut setelah konten yang diduga melibatkan anak-anak dalam promosi rokok elektrik atau vape menuai perhatian publik.
Sebelum menghadapi sanksi, Bigmo diketahui cukup aktif membuat konten di YouTube. Kanal pribadinya, Niceguymo, berisi beragam video mulai dari aktivitas gym, makanan, komedi hingga siaran langsung. Kanal tersebut telah bergabung dengan YouTube sejak 4 November 2014 dan memiliki aktivitas yang cukup konsisten.
Konten Bigmo Diduga Libatkan Anak dalam Promosi Vape
Masalah yang dihadapi Bigmo bermula dari beredarnya potongan sebuah siaran langsung di YouTube. Dalam konten tersebut, Bigmo diduga melibatkan sejumlah anak di bawah umur dalam materi yang berkaitan dengan promosi produk liquid vape.
Potongan siaran langsung itu kemudian menyebar luas di media sosial. Konten tersebut memicu kritik dari masyarakat karena dianggap tidak semestinya melibatkan anak-anak dalam aktivitas promosi produk rokok elektrik.
Persoalan tersebut kemudian mendapat perhatian pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebelumnya turut menyoroti konten yang bersangkutan dan memberikan teguran kepada pihak YouTube.
Pemerintah juga berencana meminta penjelasan dari platform terkait bagaimana konten tersebut dapat beredar dan diakses oleh publik.
Bigmo Dipanggil Polisi untuk Klarifikasi
Kasus tersebut tidak berhenti pada sanksi dari YouTube. Bigmo juga harus memberikan klarifikasi kepada pihak kepolisian mengenai konten yang menjadi polemik.
Pada Senin 10 Agustus 2026, Bigmo mendatangi Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Metro Jaya. Ia hadir bersama kuasa hukumnya, Sangun Ragahdo.
Kedatangan Bigmo berkaitan dengan pemanggilan untuk memberikan keterangan mengenai dugaan promosi vape yang melibatkan anak-anak dalam konten tersebut.
Pendapatan Bigmo dari YouTube Diperkirakan Capai Rp200 Juta
Di tengah persoalan yang sedang dihadapinya, pendapatan Bigmo dari YouTube juga menjadi perhatian. Berdasarkan data Social Blade, kanal Niceguymo diperkirakan menghasilkan pendapatan bulanan dalam rentang 882 hingga 14.000 dolar AS.





