jpnn.com, TANJUNG PRIOK - Polisi mendalami kasus seorang pria berinisial A (36) yang nekat menabrakkan diri ke kereta api yang melintas di kawasan Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut), Senin.
“Dari hasil pengambilan keterangan saksi-saksi, diduga korban sengaja melakukan bunuh diri," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Handam Samudro di Jakarta, Senin.
BACA JUGA: Istana Bantah Kabar soal Keretakan Hubungan Prabowo-Gibran
Menurut dia, personel Piket Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok bersama Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara telah melakukan memeriksa dan melakukan olah tempat kejadian perkara kejadian tersebut
Dia mengatakan korban tersebut dapat diidentifikasi dan jasad korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan.
BACA JUGA: Polisi Tangkap 4 Pengeroyok Petugas Jaga Perlintasan Kereta Api
Pihaknya juga masih mendalami alasan korban nekat melakukan tindakan tersebut.
"Kami masih pendalaman," ujar Handam.
BACA JUGA: Bukan Cuma Tepat Waktu, Ini Alasan Masyarakat Makin Percaya Naik Kereta Api
Sebelumnya seorang petugas kereta api yang menjadi saksi berinisial RAA mengatakan korban tersebut duduk di hamparan batu kerikil yang berada di samping rel kereta api sekitar pukul 09.25 WIB.
Korban sempat diteriaki untuk meninggalkan lokasi tersebut. Namun, tiba-tiba korban tidur tengkurap dan sengaja menaruh bagian kepala di bagian rel kereta.
Pada saat bersamaan, kereta yang sedang melaju di lintasan rel tersebut menabrak korban sehingga korban terlindas roda kereta dan tubuhnya tercerai berai.
“Aksi itu mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” papar RAA. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR Tagih Janji Anggaran Rp 4 Triliun Perlintasan Kereta Bekasi, Purbaya Bilang Begini
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




