Transjakarta Bakal Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu, Bupati: Cerminkan Keadilan

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, rencana pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menunjukkan keadilan bagi masyarakat kepulauan.

“Integrasi transportasi ini mencerminkan rasa keadilan," ujar Fadjar dikutip dari Antara, Selasa (11/8/2026).

Menurut Fadjar, hadirnya layanan transportasi laut menuju sejumlah pulau di Kepulauan Seribu dapat mempermudah mobilitas warga setempat.

Baca juga: Transjakarta Akan Layani Rute Kepulauan Seribu, Apakah Pakai Bus? Ini Penjelasannya

Ia menilai hal tersebut nantinya akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat setempat.

“Kemudahan akses transportasi akan berdampak langsung terhadap mobilitas warga, terutama dalam memperoleh layanan kesehatan, pendidikan, serta menunjang aktivitas ekonomi,” kata Fadjar.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tengah mematangkan rencana pengalihan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kepada PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Pramono mengatakan, selama ini transportasi ke Kepulauan Seribu sepenuhnya dikelola oleh Dishub DKI Jakarta.

Selain itu, terdapat pula layanan transportasi yang dijalankan oleh masyarakat setempat.

Menurut dia, pola pengelolaan tersebut dinilai belum efisien. Karena itu, Pemprov DKI memutuskan untuk mengalihkan pengelolaan transportasi tersebut kepada Transjakarta.

Baca juga: Makam Sutrimo Dibongkar, Apa yang Dicari Polisi?

“Sudah menjadi keputusan Pemerintah DKI Jakarta untuk menangani transportasi Kepulauan Seribu yang selama ini sepenuhnya di-handle oleh Dinas Perhubungan dan sebagian juga oleh para pelaku di lapangan yang rata-rata adalah masyarakat Pulau Seribu sendiri,” kata Pramono saat ditemui di kawasan RDF Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026).

“Kami melihat ini menjadi sangat tidak efisien,” lanjutnya.

Pramono mengatakan, keputusan tersebut salah satunya didasarkan pada kinerja Transjakarta dalam mengelola transportasi di wilayah Jakarta.

Ia menilai kinerja Transjakarta saat ini cukup baik, termasuk dalam hal ketepatan waktu dan pelayanan di lapangan.

“Pengalaman yang ada di Jakarta sendiri, di perkotaan maksudnya, di lima wilayah yang ada, performa dari Transjakarta sekarang ini cukup sangat baik, mengelola kurang lebih hampir 10.000 bus, lebih bahkan,” ujar Pramono.

Menurut Pramono, kepercayaan masyarakat terhadap Transjakarta juga terus meningkat. Hal itu terlihat dari kenaikan jumlah pengguna Transjakarta yang disebut mencapai 14,99 persen pada bulan lalu.

Baca juga: Jukir Liar di Jakbar Paksa Pengendara Bayar Rp 5.000, Ditangkap Polisi, Ternyata Positif Narkoba

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta sekarang memberikan kepercayaan kepada Transjakarta,” katanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Atas dasar itu, Pemprov DKI memutuskan transportasi dari Jakarta daratan menuju Kepulauan Seribu nantinya akan berada di bawah pengelolaan Transjakarta.

Meski demikian, Pramono mengatakan, pengalihan pengelolaan tersebut belum langsung dilakukan. Pemprov DKI masih mematangkan mekanismenya karena terdapat sejumlah aturan yang perlu disesuaikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Sumut Sita 169,6 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Orang Ditangkap di Deli Serdang
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Pembagian 15.000 Ayam Petelur Gratis di Kendal Ricuh, Banyak Anak Terjepit
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Sumber Daya Manusia Berkesadaran: Aset atau Beban?
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Masjid Istiqlal Kelola Dana Wakaf di Pasar Modal, OJK akan Siapkan Aturan Khusus
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Sita 30 Barang di Yayasan Sekolah Jaksel: Airsoft Gun-Amunisi
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.