HARIAN.FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Hari pertama agenda roadshow Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), membuktikan betapa kuatnya daya tarik politik sosok yang akrab disapa Pak Aco tersebut.
Mengawali rangkaian kunjungan dari Makassar menuju Pangkep, Barru, hingga Parepare pada Senin (10/8/2026), rombongan DPD I disambut antusiasme luar biasa dari para kader di setiap daerah yang disinggahi.
Mengawali agenda di Kabupaten Pangkep, riak semangat kader sudah terpancar sejak rombongan menggelar silaturahmi di Gedung Dewakang.
Lebih dari 500-an kader tumpah ruah memadati lokasi acara. Suasana cair dan hangat terpancar saat kader senior dan kader muda berbaur tanpa sekat.
Dalam arahannya di hadapan ratusan kader Pangkep, IAS memberikan pesan menohok mengenai pentingnya keterbukaan mental politisi Golkar.
Ia mengingatkan agar para kader tidak anti terhadap dinamika publik.
“Kader Golkar jangan pernah alergi terhadap kritik. Jadikan setiap kritik sebagai cermin dan alat untuk memacu pengabdian kita kepada masyarakat,” tegas IAS.
Usai dari Pangkep, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Barru. Di daerah ini, magnet IAS disambut tidak kalah gempitanya.
Pertemuan silaturahmi yang dipusatkan di Kantor DPD II Golkar Barru dihadiri jajaran fungsionaris, pimpinan kecamatan, hingga tingkat desa dan kelurahan.
Sejumlah tokoh senior dan fungsionaris Golkar Barru tampak hadir menyambut rombongan, di antaranya Hj. Daribuana, H. La Minu Kalibu, H. Muh Tahir Ali, A. Syukrillah Amir, Syamsumarlin, hingga Syamsuddin Colli.
Dari jajaran Fraksi Partai Golkar DPRD Barru, hadir Ketua Fraksi H. Rusdi Cara, S.H., M.H., Sekretaris Fraksi Herman Jaya, S.Pi., Bendahara Fraksi H. Erdy Aras, S.E., serta Hacing, S.Sos.
Sayangnya, kader unggulan Golkar yang juga Bupati Barru, A. Ina Kartikasari, dilaporkan tidak bisa menghadiri pertemuan tersebut karena berhalangan. Kondisi serupa dialami oleh Ketua DPRD Kabupaten Barru, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M.Si., yang juga berhalangan hadir lantaran sakit.
Di Barru, IAS kembali membakar semangat para pengurus dan legislator daerah. Ia menegaskan bahwa kerja-kerja politik Golkar harus berakar pada konsistensi, bukan sekadar menggugurkan kewajiban menjelang kontestasi.
“Kader dan fungsionaris jangan hanya hadir secara musiman di tengah-tengah rakyat. Kita harus berani berada dekat dengan masyarakat, agar kehadiran Golkar benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata,” pesan IAS di hadapan pengurus DPD II Barru.
Puncak kehangatan sambutan di hari pertama makin terasa saat rombongan memasuki Kota Parepare menjelang petang.
Magnet IAS menghentak sejak di perbatasan Barru-Parepare. Ratusan sepeda motor yang dikendarai para kader dan simpatisan melakukan konvoi pengawalan, mengular mengiringi mobil rombongan DPD I.
Atmosphere partai makin terasa kental dengan ribuan bendera kuning khas Golkar yang berkibar meriah di sepanjang jalan protokol hingga masuk ke pusat kota.
Titik silaturahmi pertama di Parepare dipusatkan di kediaman Ketua DPD II Golkar Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan.
Dalam konsolidasi di kediaman Ketua Golkar Parepare tersebut, IAS menggarisbawahi bahwa soliditas internal adalah kunci mutlak jika Golkar ingin terus mempertahankan mahkota kemenangan di Kota Bandar Madani itu.
“Saat kita berbicara mengenai kepentingan partai, maka seluruh kepentingan pribadi maupun kelompok harus berani kita lepaskan dan kesampingkan,” terang IAS menggembleng soliditas kader Parepare.
Usai santap malam dan ibadah di kediaman Ketua DPD II, rombongan melanjutkan titik kunjungan kedua di Kota Parepare dengan bergerak mengunjungi Sekretariat DPD II Golkar Parepare untuk mempererat konsolidasi organisasi.
Turut mendampingi IAS dalam rombongan pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel sepanjang roadshow di antaranya Rahman Pina, Lukman B. Kady, H. A. Kadir Halid, Andi Patarai Amir, Andi Ayu Andira, Hj. Maryani, Fhireno, M. Arfandy Idris, Armin Mustamin Toputiri, hingga Iskandar Zulkarnain Latief. (amr)





