Kronologi Kericuhan Hiburan Hajatan di Sragen, MC Diserang hingga Aksi Lempar Kursi Jadi Sorotan

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi kericuhan hiburan hajatan di Sragen terjadi diduga dipicu karena salah paham. Aksi lempar kursi hingga penyerangan MC jadi sorotan.

Kejadian tak menyenangkan terjadi di sebuah acara hajatan wilayah Desa Kladungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Sabtu (8/8/2026) malam. Sebab, kelompok orkes berupa hiburan dangdut mengalami penyerangan oleh oknum.

Bahkan pemain drum nyaris terkena lemparan kursi plastik. Serta MC yang bertugas mengalami luka pukul pada area wajah. Lantas bagaimana kejadiannya?

Kronologi

Manajemen dari orkes, Bibi menyampaikan, kelompok orkes miliknya semula mengisi acara hiburan di acara hajatan mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 21.00 hingga Minggu (9/8/2026) dini hari pukul 01.00. Namun salah seorang oknum meminta tambahan waktu meski acara telah usai sesuai dengan kesepakatan awal.

"Minta tambahan (waktu) dengan cara tidak benar," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Pihaknya kemudian memberikan toleransi atau bonus dengan tambahan hiburan musik selama 10 menit sesuai dengan permintaan pemilik hajatan. Akan tetapi, oknum meminta tambahan waktu kembali dengan cara tidak benar.

Begitu terjadi keributan, acara dihentikan dan MC ditarik menjauh dari lokasi. Namun oknum tersebut mengejar MC dan melakukan pemukulan.

"MC saya dipukuli di luar, setelah lempar kursi," ucapnya.

Menurut Bibi, meskipun tidak mengalami luka fisik, para pemain musik mengalami trauma. Sementara MC mengalami luka dan telah dibawa ke puskesmas guna mendapatkan perawatan medis.

"Ada luka bagian bawah mata kanan," jelas Bibi.

 

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke polisi atas tindakan intimidasi, perusakan, penganiayaan dan pengeroyokan. Terbaru, Kapolsek Ngrampal, Iptu Tri Ediyanto memastikan permasalahan terjadi karena kesalahpahaman. Namun permasalahan telah selesai setelah pertemuan kedua belah pihak.

"Ini hanya kesalahpahaman yang telah diselesaikan dua pihak," ujar Tri, dikutip dari Tribun Solo.

"Pengunjung meminta maaf kepada MC atas kesalahpahaman, serta menyadari kesalahannya dan tidak akan mengulangi," tambahnya.

Kronologi kericuhan hiburan hajatan di Sragen terjadi diduga dipicu karena salah paham. Aksi lempar kursi hingga penyerangan MC jadi sorotan. Kini kedua belah pihak telah berdamai. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lahir di Bali, Tarra Budiman Ngaku Kelimpungan Bikin Komedi Pakai Bahasa Bali
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Kesalahan Kecil saat Olahraga yang Berbahaya jika Terus Dilakukan
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kejagung Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU yang Menjerat Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang, Harapan Kesepakatan Selat Hormuz Meredup
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tiba di KPK, Rudi Tanoe Penuhi Panggilan Terkait Kasus Penyaluran Bansos
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.