JEMBER, DISWAY.ID - Mengurus administrasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini semakin mudah dirasakan oleh Dhia Silmi Danisha (22), peserta JKN asal Desa Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Kehadiran layanan non tatap muka BPJS Kesehatan membuatnya tidak lagi harus datang langsung ke kantor cabang untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan administrasi kepesertaan.
Dhia mengaku sebelumnya belum mengetahui bahwa berbagai layanan administrasi JKN dapat dilakukan secara digital.
BACA JUGA:HUT ke-58 BPJS Kesehatan: Menjaga Harapan Melalui Gotong Royong untuk Sehat Bersama
Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas BPJS Keliling, ia mulai memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengurus berbagai kebutuhan kepesertaan.
“Saya baru tahu kalau banyak layanan administrasi JKN ternyata bisa diakses lewat Aplikasi Mobile JKN setelah dijelaskan oleh petugas BPJS Keliling. Sejak itu saya lebih sering menggunakan aplikasi karena lebih praktis. Dari rumah saya bisa mengecek kepesertaan, mengubah data, sampai mengganti fasilitas kesehatan tanpa harus datang ke kantor. Aplikasinya juga mudah dipahami, jadi semua proses terasa cepat,” ujar Dhia, Kamis, 30 Juli 2026.
Menurutnya, kehadiran aplikasi tersebut sangat membantu terutama bagi peserta yang memiliki aktivitas padat.
Ia merasakan adanya perubahan dalam hal efisiensi waktu karena seluruh proses administrasi dapat dilakukan hanya melalui ponsel.
BACA JUGA:Permudah Layanan Kesehatan LANURI, BPJS Kesehatan Jalin Kerjasama dengan Kopdes Merah Putih
Selain Aplikasi Mobile JKN, Dhia juga memanfaatkan layanan administrasi melalui kanal PANDAWA di nomor 08118165165.
Layanan ini menurutnya menjadi alternatif yang sangat membantu ketika ia membutuhkan bantuan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.
“Menurut saya, layanan administrasi lewat WhatsApp sangat memudahkan. Saya tidak perlu datang ke kantor atau mengantre. Selama persyaratannya lengkap, semua proses bisa dilakukan dengan cepat hanya dengan mengikuti petunjuk dari petugas,” ucap Dhia.
Bagi Dhia, keberadaan berbagai kanal layanan non tatap muka memberikan pilihan bagi peserta untuk mengurus administrasi sesuai kebutuhan.
Ia menilai layanan digital juga membantu menghemat waktu dan membuat akses layanan JKN menjadi lebih praktis.
BACA JUGA:Apa Itu LANURI? Layanan Virtual BPJS Kesehatan yang Siap Jangkau Seluruh Indonesia
- 1
- 2
- »





