BRICS Jajaki Integrasi Sistem Pembayaran dan Mata Uang Digital

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

BRICS Jajaki Integrasi Sistem Pembayaran dan Mata Uang Digital

BRICS Jajaki Integrasi Sistem Pembayaran dan Mata Uang Digital.

BRICS Jajaki Integrasi Sistem Pembayaran dan Mata Uang Digital

IDXChannel - Anggota kelompok BRICS mempertimbangkan untuk mengintegrasikan potensi sistem pembayaran cepat dan mata uang digital bank sentral masing-masing negara.

Baca Juga:
Menlu: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global

Dilansir dari The Daily Guardian pada Selasa (11/8/2026), hal itu disampaikan Gubernur Bank Sentral India, Sanjay Malhotra, dalam sebuah forum hari ini.

Kelompok tersebut memiliki 11 anggota, ternasuk meliputi Brasil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, dan Indonesia. India menjadi tuan rumah konferensi tingkat tinggi (KTT) BRICS tahun ini.

Baca Juga:
Perdagangan Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026, Indonesia-Rusia Perkuat Sinergi Industri via BRICS

"Pembayaran lintas batas adalah bidang yang menarik bagi kita semua, termasuk BRICS," kata Malhotra di Mumbai.

"Berbagai opsi sedang dibahas, tetapi masih dalam tahap diskusi, termasuk keterkaitan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan sistem pembayaran cepat," ujarnya.

Baca Juga:
Lewat BRICS, Indonesia Bidik Tajikistan untuk Perluas Pasar Manufaktur di Kawasan Eurasia

Reuters melaporkan awal tahun ini bahwa RBI merekomendasikan kepada pemerintah agar proposal untuk menghubungkan CBDC dimasukkan dalam agenda KTT BRICS 2026.

Maholtra mengatakan bahwa RBI terus melanjutkan upayanya untuk menginternasionalisasi mata uang rupee, serta mempromosikan penggunaan mata uang lokal untuk pembayaran dan perdagangan lintas batas.

BRICS dianggap sebagai tandingan Barat di dunia internasional. Kelompok itu kerap disebut ingin menggerus dominasi mata uang dolar Amerika Serikat (AS) di perekonomian global, upaya yang dikenal dengan nama dedolarisasi. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Kuota Haji, Bekas Menteri Agama Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp 622 Miliar
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Wamenhaj Tegaskan Komitmen Sapu Bersih Penyimpangan
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Tottenham Hotspur perpanjang kontrak Micky van de Ven
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
TMMD Kodim 1409/Gowa Bangun Jembatan, Warga Pattalikang dan Buakkang Tak Lagi Harus Memutar
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Foto: Periksa Tas Siswa di Bangkok Usai Penembakan Massal
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.