Viral Suami Istri di Sampang Disekap dan Diikat di Tiang gegara Utang Narkoba

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita
Viral Suami Istri di Sampang Disekap dan Diikat di Tiang gegara Utang NarkobaNasional | inews | Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:30Dengarkan Berita

SAMPANG, iNews.id – Video pasangan suami istri (pasutri) disekap dan dianiaya di salah satu rumah warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur, viral di media sosial. 

Tampak dalam rekaman video yang beredar, seorang pria dalam kondisi babak belur dengan tangan dan kaki terikat di tiang. Korban diketahui sudah disekap selama tiga hari. 

Dalam potongan video berdurasi singkat yang beredar, korban tampak tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek. Kedua tangan dan kakinya diikat menggunakan tali tambang pada tiang rumah warga. Wajah serta tubuh korban dipenuhi luka memar bekas penganiayaan berat.

Pada rekaman lainnya, korban berinisial H (35) terlihat didudukkan di kursi halaman rumah dengan dikelilingi belasan warga. Meski korban sudah terkulai tak berdaya, warga tidak mengendurkan ikatan tali tambang tersebut.

Menindaklanjuti video viral tersebut, jajaran gabungan Polsek Ketapang dan Polres Sampang langsung menerjunkan tim untuk mengecek kebenaran lokasi kejadian.

Baca Juga:KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, insiden penyekapan tersebut terjadi di Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang. 

Saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan korban H bersama istrinya, D, dalam kondisi terisolasi.

"Petugas gabungan langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat informasi terkait video viral tersebut. Di TKP, petugas menemukan korban H beserta istrinya berinisial D yang disekap di sebuah rumah warga," ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, Selasa (11/8/2026).

Petugas langsung mengevakuasi pasangan suami istri tersebut ke tempat aman untuk mendapatkan perawatan medis serta dimintai keterangan resmi.

Diduga Dipicu Utang Narkoba

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif di balik aksi penyekapan dan penganiayaan keji yang berlangsung selama tiga hari ini dipicu oleh masalah utang piutang bernilai fantastis, yakni mencapai Rp300 juta. Utang tersebut diketahui sudah tertunggak lebih dari satu tahun.

Polisi kini tengah mendalami indikasi lain terkait asal-usul utang tersebut. Diduga kuat, persoalan finansial antara korban dan para pelaku berkaitan dengan bisnis barang haram atau narkoba.

Baca Juga:Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung

"Latar belakang kejadian sementara karena persoalan utang sebesar Rp300 juta yang belum dibayar selama satu tahun lebih. Penyidik juga masih mendalami dugaan apakah utang ini berkaitan dengan bisnis narkoba," kata AKP Eko Puji Waluyo.

Usai menyeleksi saksi dan mengumpulkan bukti di lapangan, Satreskrim Polres Sampang bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi penyekapan dan penganiayaan tersebut. Saat ini, ketiga pelaku telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Sampang guna menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang HUT ke-81 RI, Bantuan Tahap II Disiapkan untuk 33,24 Juta Keluarga
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Industri Gim Indonesia Tumbuh 18,22%, Pemerintah Bidik Pasar Global
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Podcast Sarwendah Berbuntut Panjang, Denny Sumargo: Itu Konsekuensi, Gue Bisa...
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Luka Generasi Dongi di Atas Lapangan Golf Sorowako
• 2 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.