Trade Expo Indonesia 2026 Bidik Partisipasi Lebih dari 100 Negara

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan partisipasi pelaku usaha dan pembeli dari lebih dari 100 negara dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Pemerintah juga mengoptimalkan jaringan perwakilan perdagangan di luar negeri untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar global.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan TEI menjadi salah satu momentum penting untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara.

"Mengingat ini juga menjelang Trade Expo Indonesia, harapannya nanti akan ada partisipasi dari lebih dari 100 negara tentunya. Kalau tahun lalu sendiri, jumlah buyers kita itu lebih dari 8.000 buyers sedunia," jelas Dyah Roro pada acara Indonesia F&B Trade Promotion Forum di Auditorium Utama Kemendag, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.

Untuk mendukung target tersebut, Kemendag mengoptimalkan pengerahan jaringan perwakilan perdagangan luar negeri yang tersebar di 33 negara, baik melalui Atase Perdagangan maupun Indonesia Trade Promotion Center (ITPC).

"Teman-teman juga sudah mengetahui kita punya perwakilan di 33 negara dalam bentuk Atase Perdagangan maupun Indonesia Trade Promotion Center, yang sebetulnya di mana pemerintah hadir sebagai jembatan antara pelaku usaha dengan potensi buyer yang ada di luar negeri. Nah, ini yang ingin kita gaungkan lagi," tegas dia.

Menurut Roro, keberadaan jaringan perdagangan di luar negeri perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk Indonesia.
 

Baca Juga :

Wamendag: Ekspor Makanan Olahan Indonesia Capai USD6,25 Miliar


(Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti)
  Didorong hasilkan komitmen ekspor
Kemendag tidak hanya menargetkan produk Indonesia dikenal oleh calon pembeli internasional melalui TEI. Pemerintah juga mendorong agar pertemuan bisnis yang berlangsung menghasilkan komitmen ekspor yang konkret.

Roro mengatakan TEI menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk mempertemukan produk mereka dengan pasar internasional sekaligus mendapatkan calon mitra dagang.

"Trade Expo Indonesia ini menjadi ajang yang sangat amat penting untuk dimaksimalkan oleh para pelaku usaha, sehingga produk-produknya bukan hanya bisa diminati oleh pasar internasional, tapi kita juga bisa membantu fasilitasi agar ada sebuah agreement dan komitmen untuk mengekspor produk-produknya," papar Roro.

Adapun, Trade Expo Indonesia akan digelar pada 14-18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD), Tangerang Selatan. Acara ini disiapkan sebagai ajang strategis untuk mendorong produk lokal, khususnya sektor makanan dan minuman (food and beverage atau F&B) menembus pasar global.

"Trade Expo Indonesia ini akan kami selenggarakan tahun ini 2026, pada 14 hingga 18 Oktober di ICE BSD," jelas Roro.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Desakan Tak Akan Bikin Gibran Tinggalkan Prabowo: Fakta Menyakitkan bagi Warga Salah Dukung Kandidat
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pembiayaan Ekonomi Tembus Rp9.200 Triliun, Ini Strategi Pemerintah
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Reaksi Media Vietnam soal Peluang Timnas Indonesia Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Bukan Buat Kaum Mendang-Mending, Nih Dia Mobil Termahal di Indonesia
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.