VIVA – Timnas Indonesia mulai mengalihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan Garuda berpeluang menurunkan skuad terbaik karena turnamen tersebut masuk dalam agenda resmi kalender FIFA.
Pernyataan Erick Thohir tersebut kemudian menjadi sorotan media Vietnam, Soha. Mereka menilai Indonesia memiliki optimisme tinggi untuk bangkit dari hasil mengecewakan di Piala AFF.
- VIVA/Surya Aditiya
Indonesia sebelumnya harus mengakhiri langkah di Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Hasil tersebut membuat skuad asuhan John Herdman finis di peringkat ketiga Grup B sehingga gagal mengamankan tiket ke babak semifinal.
Erick Thohir menilai FIFA ASEAN Cup 2026 memberikan peluang berbeda bagi Timnas Indonesia karena pemain-pemain terbaik berpotensi bisa memperkuat Garuda secara penuh.
"Kalau melihat dari ajang FIFA ASEAN seperti ini, pasti kan semua pemain terbaik akan bisa bermain secara penuh," kata Erick Thohir.
Menurut Soha, Erick Thohir langsung menunjukkan ambisi Indonesia untuk bangkit dan memanfaatkan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai kesempatan memperbaiki hasil yang diraih sebelumnya.
FIFA ASEAN Cup 2026 juga menghadirkan keuntungan bagi Timnas Indonesia karena berstatus sebagai tuan rumah Premier Division. Pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, serta Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Pada fase grup, Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, India, dan Singapura. Sementara Grup B diisi Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.
Persaingan diperkirakan berlangsung ketat karena format turnamen berbeda dibanding kompetisi pada umumnya. Tidak ada babak semifinal, sehingga juara Grup A dan Grup B langsung bertemu pada partai final.
Dengan sistem tersebut, setiap pertandingan akan menjadi penentu. Tim yang kehilangan poin sejak awal akan menghadapi tantangan lebih berat untuk mengamankan posisi puncak klasemen grup.
Selain keuntungan sebagai tuan rumah, Indonesia juga diharapkan memperoleh dorongan besar dari dukungan suporter di Jakarta dan Bandung. Kehadiran pemain-pemain terbaik dinilai dapat meningkatkan peluang Garuda bersaing memperebutkan gelar.
Meski demikian, kegagalan di Piala AFF 2026 tetap menjadi bahan evaluasi bagi John Herdman dan jajaran tim pelatih. Kesalahan yang terjadi pada turnamen sebelumnya diharapkan tidak kembali terulang saat Indonesia menghadapi persaingan di FIFA ASEAN Cup 2026.




