Netflix secara resmi mengumumkan jadwal penayangan untuk proyek film terbaru mereka yang berjudul Ink. Film drama yang disutradarai oleh sineas peraih piala Oscar, Danny Boyle, ini mengangkat kisah tentang awal mula berdirinya imperium media tabloid milik Rupert Murdoch yang kontroversial.
Film ini dijadwalkan tayang terbatas di beberapa bioskop pilihan pada 11 Desember mendatang. Setelah pitu, Ink akan segera meluncur di platform streaming Netflix untuk wilayah Amerika Serikat dan Amerika Latin mulai 8 Januari 2027.
Proyek Ink merupakan adaptasi langsung dari pementasan teater populer berjudul sama karya James Graham yang sempat masuk nominasi Tony Awards. James Graham sendiri yang turun tangan menulis naskah untuk versi film layar lebar ini, memastikan esensi dramatis dari pertunjukan panggungnya tetap terjaga dengan baik.
Narasi dalam film ini berfokus pada sosok Rupert Murdoch muda berusia tiga puluhan yang ambisius, yang diperankan oleh aktor kawakan Guy Pearce. Kisahnya menyoroti bagaimana Murdoch bekerja sama dengan Larry Lamb, seorang jurnalis kelas pekerja yang diperankan oleh Jack O'Connell, untuk mengubah surat kabar The Sun menjadi raksasa media yang berpengaruh di Inggris.
Langkah Strategis Menuju Musim PenghargaanKeputusan Netflix untuk merilis film ini di akhir tahun bukan tanpa alasan yang matang. Ink dijadwalkan melakukan penayangan perdana globalnya sebagai film pembuka di Venice Film Festival dan akan berkompetisi memperebutkan penghargaan tertinggi, Golden Lion.
Setelah melakukan debut di Venesia, film ini juga akan diboyong ke Toronto International Film Festival untuk penayangan perdana di wilayah Kanada. Strategi distribusi ini memperkuat indikasi bahwa Netflix berniat melakukan kampanye besar-besaran agar film ini dapat bersaing di ajang penghargaan bergengsi, termasuk The Oscars.





