Ringkasan Berita
Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri menerima kunjungan strategis dari jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Kementerian Pertanian (Kementan) pada Selasa (11/8/2026).
Agenda peninjauan difokuskan pada pengawasan operasional musim giling 2026 serta penguatan sinergi lintas sektor guna memperkokoh ketahanan dan swasembada gula nasional.
Usai peninjauan lapangan, PG Meritjan dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Manajemen Regional Jawa Timur 1 PT SGN bersama seluruh General Manager (GM) pabrik gula wilayah Dhoho.
General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, menegaskan kesiapan jajarannya menyukseskan program “Revolusi 888” demi efisiensi, peningkatan kualitas, dan target pertumbuhan bisnis tiga kali lipat.
Kediri (beritajatim.com) – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengakselerasi pencapaian swasembada gula nasional terus dipacu dari wilayah Jawa Timur. Pabrik Gula (PG) Meritjan Kediri menerima kunjungan kerja strategis dari jajaran manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama perwakilan Kementerian Pertanian (Kementan) RI serta para pemangku kepentingan industri gula, pada Selasa (11/8/2026).
Kunjungan ini menjadi momentum krusial untuk meninjau secara langsung kesiapan serta ketercapaian operasional pabrik di tengah berlangsungnya musim giling 2026.
Tinjau Musim Giling 2026 dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Rombongan peninjau dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Direktur Operasional PT SGN Kuntoro Biga Andri, Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI Brigjen TNI Arief Hendro Jatmiko, Kepala Bidang BBPPTP Kardiyono, Regional Head Jatim 1 PT SGN Wayan Mei Purwono, serta seluruh General Manager (GM) pabrik gula di wilayah Dhoho.
Selain mengevaluasi kondisi teknis dan kesiapan mesin pabrik, peninjauan ini dimanfaatkan sebagai wadah mempererat komunikasi antara manajemen holding gula, pemerintah pusat, dan pengelola unit pabrik di lapangan. Sinergi lintas sektor dinilai sebagai kunci utama untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menjaga pasokan gula nasional.
General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian besar yang diberikan jajaran manajemen puncak dan Kementan terhadap PG Meritjan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan strategis ini. Dengan kunjungan ini tentu menjadi motivasi dan semangat bagi seluruh jajaran PG Meritjan dalam mendukung swasembada gula nasional,” ujar Tites Agung Priyono, Selasa (11/8/2026).
Tites menambahkan bahwa PG Meritjan berkomitmen penuh menjaga stabilitas dan kelancaran alur produksi selama musim giling. Evaluasi berkala terus dilakukan agar seluruh tahapan operasional dapat mencapai target kuantitas maupun kualitas yang telah ditetapkan.
Tuan Rumah Rakor Regional Jatim 1 PT SGN
Melengkapi rangkaian agenda strategis tersebut, PG Meritjan dipercaya bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Manajemen Regional Jawa Timur 1 PT SGN.
Rakor tersebut mengumpulkan seluruh General Manager pabrik gula di wilayah Dhoho dan jajaran eksekutif Regional Jatim 1 guna menyelaraskan langkah operasional, memetakan tantangan lapangan, serta merumuskan solusi cepat dan terukur selama berjalannya musim giling 2026.
Fokus pembahasan mencakup peningkatan efisiensi pengolahan bahan baku tebu, pengawasan mutu hasil produksi, hingga optimalisasi kemitraan bersama para petani tebu di wilayah Kediri dan sekitarnya.
Komitmen Wujudkan Semangat ‘Revolusi 888’
Dalam forum koordinasi tersebut, Tites Agung Priyono menggarisbawahi pentingnya soliditas antarunit bisnis PT SGN untuk menyukseskan pilar utama perusahaan yang tertuang dalam transformasi “Revolusi 888”.
Revolusi 888 merupakan arah perubahan besar yang dicanangkan PT SGN guna membangun budaya kerja yang adaptif, efisien, serta berorientasi pada peningkatan kualitas produksi secara berkelanjutan.
“Dalam rapat ini manajemen menyatukan langkah dan memperkuat komitmen untuk mencapai Revolusi 888 PT Sinergi Gula Nusantara. Yaitu semangat perubahan besar di PT SGN untuk efisiensi, meningkatkan kualitas, dan pertumbuhan tiga kali lipat,” tegas Tites.
Melalui integrasi antara komitmen manajemen internal, pengawalan teknis Kementerian Pertanian, serta penerapan prinsip kerja efisien lewat Revolusi 888, PG Meritjan optimistis mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan gula nasional sepanjang musim giling 2026. [nm/aje]




