Rizky Billar, Lesti Kejora dan Asila Maisa mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/8). Kedatangan mereka berkaitan dengan laporan Rizky Billar terhadap sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah dan berita bohong.
Rizky Billar sebelumnya melaporkan enam akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan narasi yang menyebut dirinya berselingkuh dan memiliki anak dengan Asila Maisa, putri presenter Ramzi.
Kuasa hukum Rizky Billar, Sadrakh, mengatakan kedatangan mereka untuk memberikan keterangan tambahan sekaligus mengklarifikasi laporan tersebut.
“Mereka datang untuk memberikan keterangan tambahan dan juga melakukan konfirmasi serta klarifikasi terkait laporan yang diajukan oleh Rizky Billar terhadap beberapa akun yang belakangan ini telah mempublikasikan berita yang tidak akurat,” ujar Sadrakh di Polda Metro Jaya, Selasa (11/8).
Sadrakh mengatakan ada 25 pertanyaan yang telah dijawab dalam pemeriksaan, baik secara bersama-sama maupun terpisah.
“Dalam proses penyidikan, ada total 25 pertanyaan yang telah dijawab, baik secara gabungan maupun terpisah. Mungkin dari pertanyaan tersebut, kita bisa mengkonfirmasi apa yang sudah dilaporkan oleh Rizky, bahwa semua yang diposting oleh beberapa akun di YouTube itu tidak benar,” ujarnya
Menurut Sadrakh, isu tersebut turut berdampak pada kehidupan pribadi dan profesional Rizky, Lesti, maupun Asila. Salah satunya disebut berdampak terhadap pekerjaan endorsement.
“Mengenai kerugian yang dialami, terutama dari sisi endorsement, tentu ada dampaknya. Seperti yang kita ketahui, Rizky Billar, Lesti, dan Asila telah menjadi subjek berita yang tidak benar terkait dengan kehidupan pribadi mereka, yang tentu saja mengganggu,” jelasnya
Dia menegaskan pihaknya akan mengikuti proses hukum hingga selesai.
“Kami bertiga di sini untuk melengkapi laporan yang telah dilakukan sebelumnya. Kehadiran kami hari ini berkaitan dengan dampak terhadap kehidupan pribadi kami. Rizky Billar mengambil langkah ini karena merasa ini adalah keputusan yang tepat. Kami akan mengikuti proses ini sampai selesai, karena jika dibiarkan, bisa jadi ada lebih banyak pihak yang terpengaruh,” ucapnya
Sadrakh menyebut isu tersebut hingga kini masih beredar di media sosial. Dia mengatakan pihaknya masih fokus pada proses laporan yang telah dibuat.
"Hingga saat ini, isu-isu tersebut masih beredar, dan kami masih fokus pada laporan yang sedang kami ajukan,” ujarnya
Ia menambahkan, kehidupan Asila dan keluarganya ikut terganggu akibat pemberitaan yang disebut tidak akurat tersebut.
“Kehidupan pribadi Asila dan keluarganya, serta kehidupan profesional mereka, sangat terganggu oleh berita yang tidak akurat ini,” ujarnya





