JAKARTA, KOMPAS.com - Lili (60), sopir angkot listrik M06 mengaku sempat kebingungan saat pertama kali mengendarai kendaraan listrik.
Sebab dirinya sebelumnya terbiasa menginjak kopling ketika mengemudikan angkot manual.
“Jadi kadang-kadang refleksnya nyariin pedal kopling,” ujar Lili saat ditemui di Pool Angkot M06, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: Angkot M06 Kp Melayu-Gandaria Kini Pakai Mobil Listrik, Segini Tarifnya
Sebelum mengendarai angkot listrik, Lili mendapat pelatihan langsung dari pemilik Angkot Listrik M06, Putu Mertha.
Menurut Lili, rasa kagok tersebut hanya berlangsung saat awal mengemudi kendaraan listrik.
Setelah sekitar satu minggu, dia mulai terbiasa mengoperasikan angkot listrik M06 rute Kampung Melayu-Gandaria.
Lili mengatakan kendaraan listrik tersebut lebih nyaman dibandingkan angkot manual, terutama ketika melintasi jalanan macet.
“Kalau dalam posisi perjalanan macet itu kita cuma ngerem sama ngegas saja,” kata Lili.
Lili kini mengoperasikan angkot Listrik M06 dari pukul 13.00 hingga 22.00 WIB.
Meski menggunakan kendaraan listrik, Lili mengatakan keberadaan angkot baru tersebut tidak otomatis membuatnya lebih mudah mendapatkan penumpang.
“Kalau nyari penumpang sih sama saja, yang mau yang lama, mau yang baru sama saja,” ucap Lili.
Baca juga: Eh Ini Mobil Listrik Ya? Saat Penumpang Kaget Naik Angkot M06 Kp Melayu-Gandaria
Selama mengoperasikan angkot listrik M06, Lili mengaku belum mengalami kendala dalam perjalanan.
“Alhamdulillah, dalam perjalanan belum ada kendala, nyaman-nyaman saja,” kata Lili.
Sebagai informasi, angkot listrik M06 rute Kampung Melayu-Gandaria saat ini baru memiliki satu unit yang beroperasi.
Pemilik Angkot Listrik M06, Putu Mertha, mengatakan angkot beroperasi pada shift pagi pukul 05.00-13.00 WIB, kemudian dilanjutkan sopir berikutnya pada pukul 13.00-22.00 WIB.