KWP Apresiasi Permintaan Maaf Benny K Harman Atas Ucapannya ke Wartawan

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) mengapresiasi sikap anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat Benny K Harman, yang telah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya kepada wartawan yang sempat viral di media sosial.

Wakil Ketua KWP Erwin Syahputra Siregar menyebut langkah Benny menunjukkan kedewasaan dan penghormatan terhadap profesi jurnalis.

BACA JUGA: Perjuangkan Perbaikan Sekolah, Lalu Hadrian Diganjar KWP Award 2026

"Kami menerima permintaan maaf Pak Benny dengan baik. Ini bentuk tanggung jawab moral dan etika seorang wakil rakyat terhadap publik dan insan pers,” ujar Erwin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8).

Lebih lanjut, Erwin mengatakan KWP pernyataan BKH itu harus menjadi bahan refleksi komunitas wartawan yang memang diakui wartawan sekarang menghadapi banyak tantangan sehingga perlu terus menerus mawas diri dan koreksi diri.

BACA JUGA: Benny K Harman Sebut Kritikan Rocky Gerung Bikin Jokowi Makin Kebal

"Omongan BKH harus menjadi alarm untuk dunia wartawan," ujarnya.

Ucapan Benny yang sempat menimbulkan polemik terjadi saat dirinya diwawancarai oleh sejumlah wartawan terkait kehadiran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara pidato Presiden menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

BACA JUGA: Benny K Harman Semangati Mahfud MD Agar Mendorong Jokowi Bikin Perpu Perampasan Aset

Saat itu, Benny sempat melontarkan kalimat, “Woi kamu, otak kamu ada engak?” kepada salah satu wartawan.

Dalam klarifikasinya, Benny menjelaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan wartawan.

“Saya tidak ada niat merendahkan teman-teman wartawan. Saya ini mantan wartawan, tidak mungkin merendahkan profesi yang saya hormati,” kata Benny.

Dia menuturkan ucapan itu keluar secara spontan karena dirinya terburu-buru menuju toilet setelah menjawab beberapa pertanyaan.

“Saya sudah jelaskan bahwa Pak SBY sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika dan kemungkinan tidak hadir di acara kenegaraan, tetapi ada pertanyaan yang diulang, saya refleks menjawab seperti itu,” ujarnya.

KWP menilai klarifikasi dan permintaan maaf tersebut sebagai langkah positif untuk menjaga hubungan baik antara parlemen dan media.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar komunikasi antara anggota dewan dan wartawan tetap mengedepankan saling menghormati,” ujar Erwin.

Sebelumnya, Benny K Harman menegaskan bahwa SBY tidak akan hadir dalam upacara 17 Agustus di Istana Merdeka karena masih menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat hingga akhir bulan.

"Beliau lagi check-up di Amerika, jadi kemungkinan tidak hadir,” kata Benny.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut HUT RI, Masuk Candi Borobudur dan Prambanan Diskon 81 Persen Ini Syaratnya
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Puncak Hari Bhayangkara ke-80, Polri Beri Apresiasi Kreasi Masyarakat
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Merekam Kearifan Lokal Masyarakat Adat
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Soal Pembatasan BBM Pertalite, Bahlil: Sesuai Jenis Kendaraannya
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Alami Pendangkalan, Air Ranupani Diklaim Cukup Buat Padamkan Kebakaran Bromo
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.