Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah mengingatkan pentingnya memperkuat sinergi Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) kementerian dan lembaga dalam memastikan informasi mengenai Sidang Tahunan MPR RI 2026 dapat diterima masyarakat secara utuh, akurat, dan mudah dipahami. Hal tersebut disampaikan Siti Fauziah saat memberikan sambutan dalam Forum Tematik Bakohumas MPR RI dengan tema 'Sinergi Bakohumas dalam Mendukung Publikasi Sidang Tahunan MPR yang Informatif, Kolaboratif, dan Kredibel' di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, hari ini.
Menurut Siti Fauziah, forum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi komunikasi publik menjelang pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI 2026. Sinergi antar humas kementerian dan lembaga dinilai penting di tengah derasnya arus informasi di era digital.
"Tema ini dipilih untuk memperkuat kolaborasi komunikasi publik sehingga setiap informasi mengenai Sidang Tahunan MPR dapat diterima masyarakat secara utuh," ujar Siti, Selasa (11/8/2026).
Dia mengatakan, saat ini, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi melalui media arus utama, tetapi juga melalui berbagai platform media sosial. Kondisi tersebut membuat peran humas pemerintah semakin strategis dalam memastikan informasi yang beredar memiliki sumber yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Ini yang sangat berpengaruh sekarang ini. Kami mengadakan Bakohumas ini setiap tahun, biasanya menjelang sidang, karena kami ingin informasi mengenai sidang itu bisa diterima oleh masyarakat secara utuh," katanya.
Siti Fauziah mendorong insan humas pemerintah untuk tidak berhenti pada fungsi penyampaian informasi melalui siaran pers. Menurutnya, informasi kenegaraan perlu dikemas dengan pendekatan komunikasi yang lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.
"Humas dituntut lebih dari sekadar mengeluarkan press release. Humas harus menjadi storyteller yang baik dalam membangun cerita yang bermakna, membentuk persepsi positif, dan yang terpenting menjaga kepercayaan publik," tuturnya.
Selain penguatan komunikasi publik, Siti Fauziah menyampaikan perkembangan persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI 2026. Hingga Selasa (11/8/2026), persiapan pelaksanaan agenda kenegaraan tersebut telah mencapai sekitar 85 persen.
"Alhamdulillah, persiapan Sidang Tahunan MPR kalau sampai hari ini sudah bisa dibilang 85 persen. Karena undangan sudah mulai didistribusikan. Persiapan-persiapan juga sudah dimulai dengan gladi kotor hari ini, dilanjutkan gladi bersih pada 13 Agustus 2026," jelasnya.
Dia menjelaskan terdapat sejumlah penyesuaian dalam pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Salah satunya terkait mekanisme penyambutan Presiden RI, Wakil Presiden RI, menteri, duta besar, serta tamu undangan lainnya.
Selain itu, terdapat perubahan dalam penyajian lagu nasional dan lagu daerah. Jika sebelumnya lagu-lagu tersebut diperdengarkan dalam rangkaian acara, tahun ini lagu daerah dan lagu nasional akan diperdengarkan sebelum acara dimulai dan setelah acara selesai.
"Dari sisi waktu, pelaksanaan direncanakan dimulai pukul 08.00 WIB dan ditargetkan selesai sebelum waktu salat Jumat. Sehingga dilakukan sejumlah pemadatan waktu, di antaranya penyesuaian durasi doa dan sambutan pimpinan lembaga," tutupnya.
Forum Tematik Bakohumas MPR RI tersebut dihadiri Ketua Fraksi PKB MPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan, Deputi VII Bidang Komunikasi dan Informasi BIN Achmad Zainal Huda, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Molly Prabawaty, Kepala Biro SDM, Organisasi dan Hukum Agus Subagyo, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Wachid Nugroho, Kepala Biro Humas dan Sistem Informasi Budi Muliawan, Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Lembaga Susan Andriyani dan perwakilan kementerian dan lembaga.
(akn/ega)





