Persib Bandung Kembali Disanksi FIFA, Ini Penyebabnya

eranasional.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bandung, ERANASIONAL.COM – Kabar kurang sedap kembali menghampiri skuat Pangeran Biru menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.

Persib Bandung dilaporkan kembali masuk ke dalam daftar sanksi larangan pendaftaran pemain (registration ban) yang dirilis oleh federasi sepak bola dunia, FIFA.

Berdasarkan dokumen resmi FIFA Registration Ban yang diterbitkan pada Senin (10/8), klub kebanggaan warga Jawa Barat ini resmi berstatus terkena sanksi pencekalan.

Status hukum tersebut dipastikan akan terus melekat hingga seluruh sengketa yang menjadi akar permasalahan berhasil diselesaikan secara tuntas.

Buntut Pertikaian Lama dengan Robert Rene Alberts

Menanggapi kabar tersebut, pihak manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) langsung memberikan klarifikasi resmi.

Melalui situs utamanya, manajemen membenarkan isu pencekalan tersebut sekaligus menegaskan bahwa sanksi ini berakar dari permasalahan dengan mantan pelatih kepala mereka, Robert Rene Alberts.

Meski demikian, manajemen menggarisbawahi bahwa persoalan hukum yang memicu sanksi ini bukanlah kasus baru yang muncul di musim berjalan.

“PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan bahwa FIFA Registration Ban yang tercantum terhadap Persib berkaitan dengan kasus lama yang terjadi pada 2022, dan bukan merupakan perkara atau kejadian baru yang terjadi pada periode saat ini,” tulis manajemen dalam rilis resminya.

Langkah Strategis dan Komitmen Manajemen

Manajemen PBB menegaskan tidak akan tinggal diam merespons kabar buruk ini.

Begitu menerima salinan resmi dari FIFA, tim hukum klub langsung bergerak cepat melakukan kajian mendalam untuk menentukan opsi-opsi strategis agar hukuman tersebut bisa secepatnya dicabut.

Pihak klub juga menyatakan komitmen penuhnya untuk mematuhi seluruh mekanisme hukum FIFA demi menyelesaikan sengketa pembayaran hak mantan pelatih tersebut.

“Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.

Tren Sanksi Berulang dalam Satu Musim

Ancaman larangan transfer pemain ini menambah panjang catatan hitam permasalahan administratif Persib di level internasional.

Belum genap tiga bulan berselang tepatnya pada Mei 2026 lalu Maung Bandung juga pernah mengalaminya akibat kasus serupa terkait penunggakan gaji mantan pemain.

Kala itu, Persib berhasil keluar dari jerat sanksi setelah menuntaskan seluruh kewajiban finansialnya.

Kini, publik sepak bola nasional dan para pendukung setia menantikan kepastian langkah nyata manajemen agar persiapan menghadapi Super League 2026/2027 tidak terganggu. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri Ungkap Opsi Skema Pengangkatan Guru Honorer: Jadi ASN Daerah atau Pusat
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Titik Terang Misteri Karumga Febrie Adriansyah: Sutrimo Diduga Menjadi Korban Pembunuhan Berencana
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bigmo Diperiksa soal Dugaan Eksploitasi Anak, Dicecar 40 Pertanyaan oleh Penyidik
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kisah Syekh Asnawi al-Bantani Pimpin Laskar Mujahidin Melawan Kolonial Belanda
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.