"Mourinho adalah pelatih yang menuntut banyak hal, menjunjung disiplin, dan memprioritaskan grup di atas individualitas. Bagi saya, ini adalah aspek-aspek penting untuk menang," ujar Courtois kepada Realmadrid TV.
Selain ketegasannya di lapangan, Courtois juga menyoroti sisi personal Mourinho yang dinilainya sangat terbuka dan transparan kepada para pemain. Hubungan baik ini juga terjaga meski Courtois dan Mourinho sempat berpisah di Chelsea. Baca juga: Yan Diomande Wujudkan Mimpi, Dari Layar Kaca ke Ruang Ganti El Real "Dia adalah pelatih hebat dan, sebagai pribadi, dia sangat mudah didekati. Dia mengatakan hal-hal sebagaimana adanya, dan saya menyukai hal itu. Saya percaya inilah arah yang perlu kita ambil," tambahnya. Ulang Kejayaan di Madrid Hubungan kerja sama antara Courtois dan Mourinho bukanlah hal baru. Keduanya pernah berjuang bersama saat membela Chelsea di Premier League dan berhasil mempersembahkan gelar juara liga. Pengalaman manis tersebut menjadi modal berharga untuk membangun sinergi positif di tim saat ini.
"Kami pernah bersama di Chelsea dan memenangkan Premier League bersama. Saya memiliki kenangan indah dengannya, dan saya senang berada di bawah bimbingannya lagi. Kami berharap dapat bekerja sama dengan baik dan memiliki tahun-tahun yang luar biasa di sini," tutur Courtois menutup pernyataannya.
Kombinasi antara ketangguhan Courtois di bawah mistar gawang dan kepemimpinan dingin ala Mourinho menjadi modal krusial bagi klub untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





