Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap organisasi sayap PDIP, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), bisa menjadi organisasi masyarakat (ormas) perekat umat, baik dalam tubuh PDI Perjuangan maupun dalam tubuh umat Islam Indonesia.
Dalam pelantikan jajaran pengurus baru DPP Bamusi di Jakarta, Selasa (11/8), dia mengatakan PDI Perjuangan adalah salah satu partai di Asia yang memperoleh sertifikat ISO dari International Organization for Standardization, lembaga non-pemerintah yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.
"Jadi, bekerjalah secara profesional," ucap Megawati, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Megawati: Partai politik perlu riset dan sains
Dia meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bamusi, yang kini dinakhodai Nasyirul Falah Amru alias Gus Falah, terus melakukan dakwah politik dengan cara menyebarkan pesan keagamaan yang inklusif berbasis paradigma Islam rahmatan lil-alamin.
Dalam struktur organisasi, Gus Falah diperkuat oleh tiga wakil ketua umum, masing-masing Abidin Fikri (Waketum Bidang Internal), Indah Nataprawira (Waketum Bidang Eksternal), dan Hasan Basri Sagala (Waketum Bidang Program). Di bawah mereka ada 22 orang menjabat ketua bidang.
Ketua Umum DPP Bamusi Gus Falah optimistis organisasi berjalan sesuai arahan Megawati lantaran para wakilnya merupakan orang yang terbiasa bekerja di lapangan.
Apalagi, dia melanjutkan, Dewan Penasihat DPP Bamusi kini dipimpin oleh akademisi Ahmad Basarah, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasihat DPP Bamusi.
Posisi Ahmad Basarah sebagai Sekretaris Dewan Penasihat kini diisi oleh Abdullah Azwar Anas, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
‘’Jadi, dengan susunan pengurus yang baru ini, saya yakin bisa melaksanakan arahan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,’’ ucap Gus Falah.
Baca juga: Megawati lantik Taruna Merah Putih yang dipimpin Diah Pikatan Haprani
Adapun Megawati melantik jajaran pengurus baru DPP Bamusi periode 2026-2030 serentak dengan pelantikan pengurus DPP Taruna Merah Putih (TMP) dan pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat.
Pelantikan antara lain dihadiri pula oleh Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani beserta jajaran pengurus partai lainnya.
Selama 16 tahun sejak berdiri 29 Maret 2007, Bamusi dipimpin oleh mantan anggota Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Profesor Hamka Hak.
Ulama asal Sulawesi Selatan tersebut memimpin organisasi sayap Islam PDI Perjuangan tanpa diganti oleh siapa pun, hingga wafat pada 6 Desember 2023.
Selama kepemimpinannya, tiga orang telah menjadi sekretaris jenderal secara estafet, yakni masing-masing Zainun Ahmadi (2007-2010), Nurmansyah Tanjung (2011-2015), Gus Falah (2016-2023), dan Irvansyah Ahmad (2023-2025).
Baca juga: Ahmad Basarah: Diplomasi internasional cermin cinta Megawati pada RI
Dalam pelantikan jajaran pengurus baru DPP Bamusi di Jakarta, Selasa (11/8), dia mengatakan PDI Perjuangan adalah salah satu partai di Asia yang memperoleh sertifikat ISO dari International Organization for Standardization, lembaga non-pemerintah yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.
"Jadi, bekerjalah secara profesional," ucap Megawati, seperti dikutip dari keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Megawati: Partai politik perlu riset dan sains
Dia meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Bamusi, yang kini dinakhodai Nasyirul Falah Amru alias Gus Falah, terus melakukan dakwah politik dengan cara menyebarkan pesan keagamaan yang inklusif berbasis paradigma Islam rahmatan lil-alamin.
Dalam struktur organisasi, Gus Falah diperkuat oleh tiga wakil ketua umum, masing-masing Abidin Fikri (Waketum Bidang Internal), Indah Nataprawira (Waketum Bidang Eksternal), dan Hasan Basri Sagala (Waketum Bidang Program). Di bawah mereka ada 22 orang menjabat ketua bidang.
Ketua Umum DPP Bamusi Gus Falah optimistis organisasi berjalan sesuai arahan Megawati lantaran para wakilnya merupakan orang yang terbiasa bekerja di lapangan.
Apalagi, dia melanjutkan, Dewan Penasihat DPP Bamusi kini dipimpin oleh akademisi Ahmad Basarah, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan Penasihat DPP Bamusi.
Posisi Ahmad Basarah sebagai Sekretaris Dewan Penasihat kini diisi oleh Abdullah Azwar Anas, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB).
‘’Jadi, dengan susunan pengurus yang baru ini, saya yakin bisa melaksanakan arahan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri,’’ ucap Gus Falah.
Baca juga: Megawati lantik Taruna Merah Putih yang dipimpin Diah Pikatan Haprani
Adapun Megawati melantik jajaran pengurus baru DPP Bamusi periode 2026-2030 serentak dengan pelantikan pengurus DPP Taruna Merah Putih (TMP) dan pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat.
Pelantikan antara lain dihadiri pula oleh Ketua DPP PDI Perjuangan sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani beserta jajaran pengurus partai lainnya.
Selama 16 tahun sejak berdiri 29 Maret 2007, Bamusi dipimpin oleh mantan anggota Dewan Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Profesor Hamka Hak.
Ulama asal Sulawesi Selatan tersebut memimpin organisasi sayap Islam PDI Perjuangan tanpa diganti oleh siapa pun, hingga wafat pada 6 Desember 2023.
Selama kepemimpinannya, tiga orang telah menjadi sekretaris jenderal secara estafet, yakni masing-masing Zainun Ahmadi (2007-2010), Nurmansyah Tanjung (2011-2015), Gus Falah (2016-2023), dan Irvansyah Ahmad (2023-2025).
Baca juga: Ahmad Basarah: Diplomasi internasional cermin cinta Megawati pada RI





