Keluarga Sutrimo masih diliputi kesedihan menjelang pelaksanaan ekshumasi makam Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, hari ini. Ibu almarhum disebut masih mengalami syok, meski mulai membaik.
Kakak tiri Sutrimo, Tukim, mengatakan kondisi ibu almarhum saat ini sudah sedikit lebih baik dibanding sebelumnya. Namun, kesedihan sebagai orang tua masih dirasakan.
"Saat ini ya masih shock sih, tapi sudah mendingan, agak mendingan," kata Tukim saat ditemui wartawan di area makam setempat, dilansir detikJateng, Selasa (11/8/2026) sore.
Tukim mengatakan sang ibu mengetahui rencana ekshumasi terhadap makam Sutrimo. Keluarga juga telah menyampaikan dan memahami bahwa proses tersebut merupakan bagian dari penanganan perkara.
"Tahu, tahu," ujarnya saat ditanya apakah ibu Sutrimo mengetahui rencana ekshumasi.
Menurut Tukim, reaksi sang ibu tentu tidak bisa lepas dari rasa sedih sebagai orang tua. Dia menyebut keluarga akan ikhlas apa pun hasilnya nanti.
"Responsnya ya namanya orang tua pasti ya sedih lah. Kayak ini ya, teringat ya," tuturnya.
"Ya, ikhlas. Apa pun hasilnya nanti," tegasnya.
Baca selengkapnya di sini.
(azh/yld)





