TNI Sampaikan Maaf soal Prajurit bersama Mahasiswa dalam Mobil yang Tabrak Polisi hingga Tewas

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) menyampaikan duka cita terkait tewasnya anggota Polrestabes Bandung Aiptu Asep Suhara usai ditabrak mobil yang dikemudikan mahasiswa bernama Adham.

Pasalnya, terdapat dua prajurit TNI AD, Prada A dan Prada V, di dalam mobil Honda Civic Ferio tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung,” kata Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).

Baca juga: TNI Periksa 3 Prajurit Terkait Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung

Donny mengatakan, TNI AD turut berbelasungkawa kepada keluarga mendiang dan keluarga besar Polri.

“Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang terjadi serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” jelas dia.

Menurut laporan yang TNI AD terima, kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung pada Minggu (9/8/2026).

Mobil milik personel Pussenkav yang saat kejadian dikemudikan warga sipil bernama Adham diduga terlibat dalam kecelakaan yang menyebabkan Aiptu Asep Suhara meninggal dunia.

Baca juga: Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Mengaku Tak Merasa Menabrak

Terkini, Adham telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Seiring dengan proses penyidikan itu, Pussenkav pun berkenan dengan Pomdam III/Siliwangi dan Polrestabes Bandung.

“Tiga personel TNI AD yang terkait dengan kendaraan tersebut, masing-masing satu orang selaku pemilik kendaraan dan dua orang lainnya yang merupakan penumpang di mobil tersebut, sedang menjalani pemeriksaan internal,” ungkap Donny.

Baca juga: Mahasiswa Tabrak Lari Polisi di Bandung hingga Tewas, Ada Dua Prajurit TNI di Dalam Mobil

Donny mengatakan, pemeriksaan kepada tiga personel TNI AD terkait mobil tersebut untuk mendalami fakta dan kronologi peristiwa secara menyeluruh.

Donny menegaskan, TNI AD menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.

Jenderal bintang satu itu juga memastikan pemeriksaan internal dilakukan secara objektif dan sesuai ketentuan.

“Apabila dari hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel TNI AD, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” ucap dia.

“Kami berkomitmen menangani peristiwa ini secara transparan dan profesional, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganannya berjalan dengan baik,” tambah dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Mahasiswa Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Aiptu Asep di Bandung, Diduga Mabuk


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalimat yang Tak Akan Diucapkan Orang dengan Pola Pikir Tinggi saat Mengobrol Menurut Psikolog
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mendengkur Keras saat Tidur Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Jangan Sampai Kaca Film Malah Bikin Mobil Canggih Jadi Ribet
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Yaqut Sebut Tak Paham Didakwa Korupsi: Tak Ada Aliran Uang Terkait Kuota Haji
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rio de Janeiro Tuan Rumah Peluncuran MotoGP 2027
• 7 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.