Purbaya Pede PFII Bisa Tarik Investasi Asing Lebih dari Rp500 T

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) mampu menarik investasi asing dalam jumlah besar ke Tanah Air. Bahkan, nilai investasi yang masuk, dia perkirakan bisa melampaui Rp500 triliun apabila insentif dan fasilitas yang ditawarkan mampu menarik minat investor global.

"Kalau itu menarik dan berhasil mungkin bisa lebih besar daripada itu (Rp500 triliun)," kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa proyeksi investasi tersebut masih bersifat awal. Perhitungan lebih rinci mengenai potensi investasi yang dapat dihimpun PFII nantinya akan dilakukan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai pihak yang menyiapkan modal awal pengembangan kawasan tersebut.


"Itu nanti Danantara yang hitung," tegasnya.

Baca: Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya juga memastikan pembentukan PFII tidak akan menimbulkan kerugian fiskal bagi negara, meskipun kawasan tersebut dirancang dengan berbagai insentif perpajakan untuk menarik investor asing.

Menurut Purbaya, fasilitas seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) tidak dapat dikategorikan sebagai kehilangan potensi penerimaan negara karena aktivitas ekonomi yang difasilitasi PFII sebelumnya memang belum ada.

"Kan sebelumnya enggak ada. Jadi enggak ada potensi loss. Kira-kira potensi loss-nya nol," tegas Purbaya.

Ia menjelaskan, konsep PFII dirancang sebagai pusat keuangan internasional yang diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi arus modal global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi di kawasan.

Baca: Airlangga, Purbaya & OJK-LPS Tanggapi Calon Bos BI Destry Damayanti

Pemerintah saat ini tengah mematangkan berbagai aspek pembentukan PFII, mulai dari kelembagaan, lokasi, hingga paket insentif yang akan ditawarkan kepada pelaku usaha dan investor internasional.

Dengan dukungan modal awal dari Danantara dan berbagai fasilitas yang tengah disiapkan, pemerintah berharap PFII dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas basis investasi, memperdalam sektor keuangan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Tingkatkan Kompetensi Siswa SMK di Bidang Kendaraan Listrik
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tim Upacara dan Paskibraka HUT ke-81 RI Mulai Latihan Bersama di Istana Merdeka
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sidang MK, Dosen Singgung Pembangunan Universitas Republik Indonesia
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Wisatawan China Melonjak 28,05 Persen dan Menjadi Pasar Pariwisata dengan Pertumbuhan Tercepat di Turkiye
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Usut Balapan Maut di Kotamobagu, Siapa Bertanggung Jawab Penuh?
• 23 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.