Kemlu Benarkan 3 WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb: Korban Tewas Masih Verifikasi

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah dalam media gathering di Jakarta, Rabu (1/7/2026). (Sumber: Cindy Frishanti/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Heni Hamidah mengofirmasi tiga WNI turut menjadi korban serangan drone di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman, pada Selasa (11/8/2026).

Dari tiga WNI yang menjadi korban, satu di antaranya dilaporkan tewas. Sedangkan dua sisanya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Heni menyebut pemerintah masih berupaya memverifikasi informasi mengenai WNI yang menjadi korban tewas tersebut. Sementara korban luka disebutnya telah mendapat perawatan.

“Dari tiga ABK WNI, satu ABK mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, sementara satu ABK lainnya mengalami luka dan telah mendapat perawatan di rumah sakit,” kata Heni Hamidah dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8).

“Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi."

Baca Juga: WNI Tewas dalam Serangan di Selat Bab el-Mandeb Yaman, 3 Awak Kapal Jadi Korban

Sebelumnya, Kementerian Transportasi Yaman melaporkan kapal MV Tihamah diserang di Selat Bab Al-Mandeb. Pemerintah Yaman menyatakan pemberontak Houthi bertanggung jawab atas serangan itu.

Dalam pernyataan yang dirilis televisi nasional Yaman, Penjaga Pantai Yaman melaporkan serangan ini menewaskan enam orang dan menimbulkan 10 korban luka.

Empat korban tewas adalah ABK MV Tihamah yang terdiri tiga warga Pakistan dan seorang WNI. Dua korban tewas lain dilaporkan sebagai personel militer Yaman dari Brigade Angkatan Laut ke-2.

Penjaga Pantai Yaman juga dilaporkan mengevakuasi sebanyak 11 ABK yang terdiri atas warga negara Pakistan dan Indonesia.

Heni mengatakan KBRI Muscat (Oman) terus memantau peristiwa yang terjadi di Selat Bab Al-Mandeb. Kemlu dan KBRI Muscat disebutnya akan terus berkomunikasi dengan otoritas setempat dan pihak-pihak terkait untuk memperoleh perkembangan lebih lanjut.

“KBRI Muscat juga tengah berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh konfirmasi resmi mengenai kondisi dan keberadaan ABK WNI yang bersangkutan,” kata Heni dikutip Antara.

Apabila dimungkinkan, Heni menyebut, pemerintah melalui KBRI Muscat akan memfasilitasi WNI korban serangan drone untuk pulang ke Indonesia.

Baca Juga: Milisi Houthi Serang Kilang Aramco dan Pelabuhan di Laut Merah

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro

Sumber : Kompas TV

Tag
  • wni korban serangan houthi
  • wni tewas
  • bab al mandeb
  • wni korban serangan drone
  • yaman
  • pemberontak yaman
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gladi Kotor HUT Ke-81 RI, Jet Tempur Unjuk Gigi di Langit Jakarta
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
17 SNT Resmi Dibuka, Abdul Mu’ti Bidik Generasi Emas 2045
• 12 jam laludisway.id
thumb
KPK Libatkan BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe untuk Hitung Kerugian Negara
• 23 jam laludetik.com
thumb
MK Putuskan Penghinaan Kepala Negara Hanya Bisa Diproses Jika Presiden dan Wapres yang Lapor
• 36 menit laludisway.id
thumb
Rupiah Melemah pada Perdagangan Rabu Pagi hingga Menyentuh Rp17.869 per Dolar AS
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.