Jelang Rebalancing, BEI Harap MSCI Beri Keputusan Terbaik untuk Pasar Modal RI

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap keputusan penyedia indeks global MSCI terhadap pasar modal Indonesia yang akan diumumkan Kamis (13/8) waktu Indonesia memberikan hasil positif.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan sejumlah penyedia indeks global dan investor internasional untuk menyampaikan perkembangan serta perbaikan yang dilakukan di pasar modal Indonesia.

"Nah terkait dengan bagaimana respon dari index provider maupun dari investor tentu kami terus berkomunikasi baik dengan MSCI, dengan FTSE maupun dengan global investors," ujar Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut dia, komunikasi dengan investor sejauh ini mendapatkan respons positif. BEI juga melihat adanya perkembangan yang menggembirakan dari MSCI maupun FTSE.

"Sejauh ini dari para investor kami mendapatkan feedback yang positif, dan kalau dari MSCI dan FTSE tentu kita bisa melihat dari apa yang disampaikan oleh MSCI dan FTSE secara publik," kata dia.

Jeffrey menyebut, FTSE telah menegaskan status Indonesia sebagai bagian dari emerging market. Sementara itu, MSCI juga disebut telah mengakui berbagai langkah perbaikan yang dilakukan Indonesia dan memberikan apresiasi atas hal tersebut.

"Bahwa FTSE sudah menegaskan Indonesia ada di emerging market, sedangkan MSCI dalam laporan terakhirnya juga sudah mengacknowledge apa yang kita lakukan dan memberikan apresiasi," jelasnya.

Jeffrey menambahkan, BEI bakal terus menjaga komitmen dan konsistensi untuk melakukan perbaikan di pasar modal Indonesia ke depan.

"Tentu dengan tadi itu, komitmen dan konsistensi kita untuk terus melakukan perbaikan, tentu harapan kita adalah MSCI, FTSE, dan global index provider lainnya juga akan kemudian pada waktunya memberikan keputusan yang baik untuk kita," tutur Jeffrey.

Adapun MSCI menjadwalkan publikasi hasil August 2026 Index Review pada 12 Agustus 2026 pukul 23.00 CEST, atau sekitar dini hari 13 Agustus 2026 waktu Indonesia. Perubahan hasil peninjauan tersebut mulai berlaku setelah penutupan perdagangan pada 31 Agustus 2026.

Peninjauan tersebut mencakup sejumlah indeks saham global, di antaranya MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap, MSCI Micro Cap, MSCI Global Value and Growth Indexes, MSCI Frontier Markets, MSCI Frontier Markets Small Cap, MSCI Frontier Emerging Markets, MSCI US Equity Indexes, MSCI US REIT Index, MSCI China A Onshore Indexes, serta MSCI China All Shares Indexes.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Menag Yaqut: Yang Terima Uang Korupsi Orang Lain, tapi Yang Didakwa Saya
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
Update Korban Gempa M 7,4 di Kolombia: 224 Orang Tewas
• 18 jam laludetik.com
thumb
Trump Diam-diam Pindah Pesawat di Turki, Hindari Ancaman Iran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
80 Anak di Bontocani Ikut Sunat Gratis, TMMD Bone Sasar Kebutuhan Warga
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Warga Protes Listrik Mahal-Air Kering, Malah Ditawari Festival Bawang
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.