Unesa dan Polije Dorong Petani Jombang Tingkatkan Nilai Tambah Jagung Lewat Tortilla Chips

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JOMBANG – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Politeknik Negeri Jember (Polije) berkolaborasi menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi kelompok tani di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Kromong dan para istri petani yang terlibat dalam proses pengolahan hasil pertanian.

Kegiatan dipimpin Drs. Djoni Irianto, M.T., dengan melibatkan Dr. Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh, M.Pd., dari UNESA serta Purbowo, S.Agr., M.P. dari POLIJE.

Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan sebagai respons terhadap persoalan yang dihadapi petani jagung saat musim panen. Harga jagung di tingkat petani dilaporkan anjlok hingga Rp3.000 per kilogram.

Kondisi tersebut membuat petani hanya memperoleh keuntungan tipis, bahkan berpotensi mengalami kerugian setelah memperhitungkan biaya produksi.

Melihat persoalan tersebut, tim PKM mendorong peningkatan nilai tambah jagung melalui pengembangan produk olahan serta penguatan strategi pemasaran.

Dorong Hilirisasi Hasil Panen Jagung

Kelompok sasaran dalam kegiatan ini merupakan Gapoktan Desa Kromong. Sekitar 87 persen anggota kelompok tani tersebut menanam jagung di lahan sawah maupun kawasan hutan.

Kegiatan juga melibatkan para istri anggota Gapoktan. Mereka dinilai memiliki peran strategis dalam proses hilirisasi hasil pertanian, terutama melalui pengolahan komoditas menjadi produk pangan bernilai ekonomi.

Pelatihan dipandu Purbowo, S.Agr., M.P., dari PSDKU Manajemen Agribisnis Kabupaten Nganjuk, Polije. Materi pelatihan mencakup teknologi produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk.

Salah satu produk yang diperkenalkan kepada peserta adalah tortilla chips berbahan dasar jagung. Produk tersebut diharapkan menjadi alternatif untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.

Peserta dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing didampingi fasilitator mahasiswa. Pembagian tersebut dilakukan agar proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) berlangsung lebih kondusif dan terarah.

Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan dengan teknologi tepat guna (TTG), komponen dan bahan produksi, serta tahapan pembuatan tortilla chips.

Setelah proses produksi, peserta mendapatkan pelatihan pengemasan. Mereka mempraktikkan pengisian produk, penimbangan sesuai takaran, hingga penyegelan kemasan menggunakan mesin sealer.

Peserta Belajar Pemasaran Melalui Shopee

Tidak hanya berfokus pada produksi, tim PKM juga membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital.

Peserta diperkenalkan pada lokapasar atau marketplace Shopee, mulai dari pengenalan fitur hingga strategi mempromosikan produk melalui siaran langsung atau live shopping.

Dalam sesi praktik, peserta secara bergantian tampil di depan kamera untuk melakukan simulasi live Shopee.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta sekaligus melatih kemampuan membangun komunikasi dan keterikatan dengan calon konsumen.

Selain pemasaran melalui marketplace, peserta juga mendapatkan pelatihan fotografi produk menggunakan smartphone yang mereka miliki.

Keterampilan tersebut diharapkan membantu peserta menghasilkan foto produk yang lebih menarik sehingga mampu mendukung kegiatan promosi secara digital.

Melalui rangkaian pelatihan tersebut, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan secara mandiri, mulai dari pengolahan jagung, pengemasan, hingga pemasaran produk.

Dengan demikian, hasil panen jagung tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Kepala Desa Kromong Apresiasi Program

Kepala Desa Kromong, Hermawan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan kolaborasi Unesa dan Polije tersebut.

“Terima kasih atas terlaksananya kegiatan PKM. Semoga bisa melahirkan pelaku usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan Desa Kromong,” ujar Hermawan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ngusikan. Kehadiran BPP menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan berbasis desa sekaligus mendorong hilirisasi produk pertanian.

Koordinator Wilayah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Kecamatan Ngusikan, Zuhrotul Lailis Sa’adah, S.Pt., M.Agr., menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi petani, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah komoditas jagung.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah komoditas jagung. Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku petani agar bisa meningkatkan kesejahteraannya,” katanya.

Didukung DPPM Kemdiktisaintek

Ketua pelaksana PKM, Drs. Djoni Irianto, M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Tim pelaksana kolaborasi antara Unesa dan Polije mengucapkan terima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek Tahun Pelaksanaan 2026 atas dukungan kegiatan secara materiil sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Djoni.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat mendorong masyarakat Desa Kromong mengembangkan usaha berbasis komoditas lokal.

Pengolahan jagung menjadi tortilla chips menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hilirisasi pertanian sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

Melalui peningkatan kemampuan produksi, pengemasan, fotografi produk, dan pemasaran digital, petani dan keluarganya diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan tambahan serta meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian. (adv)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Ini Makam Sutrimo Dibongkar! Polisi Cari Jawaban Kematian Misterius Pria yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Itu
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Bukan Cuma Skincare, 8 Makanan Ini Bisa Bantu Kamu Tampil Awet Muda
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ajak Semua Pihak Mendukung Program 3 Juta Rumah, Ketum LOGIS 08: Prabowo Hadir Menjawab Kebutuhan Primer Rakyat
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Dirut MIND ID Dorong RI Punya National Mineral Stockpile
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Bandara Singkawang pastikan penerbangan normal meskipun ada kabut asap
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.