3 Saham Prajogo Pernah Didepak MSCI, Bagaimana Kinerja Keuangannya?

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebanyak tiga dari enam saham Indonesia yang sebelumnya dikeluarkan dari indeks utama Morgan Stanley Capital International (MSCI) merupakan emiten yang terafiliasi dengan Founder Barito Pacific Prajogo Pangestu.

Ketiga saham tersebut yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Ketiganya dikeluarkan dari indeks utama MSCI dalam pengumuman rebalancingpada 13 Mei 2026.

Adapun tiga saham lainnya yang turut dikeluarkan dari indeks tersebut adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT).

Menjelang pengumuman hasil Index Review Agustus 2026 MSCI pada 12 Agustus 2026 pukul 23.00 CEST atau 13 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB, kinerja keuangan ketiga emiten Grup Barito tersebut sepanjang semester I-2026 menunjukkan perbedaan.

TPIA: Pendapatan Melejit, Laba Anjlok

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan pendapatan US$5,34 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 83,51% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$2,91 miliar.

Namun, kenaikan pendapatan tersebut diikuti peningkatan biaya bahan baku dan beban produksi. Total biaya tersebut naik 53,98% menjadi US$4,45 miliar dari US$2,89 miliar pada semester I-2025.

Kondisi tersebut membuat laba bersih TPIA turun tajam. Pada semester I-2026, laba bersih tercatat US$283,2 juta, anjlok 77,52% dibandingkan US$1,26 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

BREN: Pendapatan dan Laba Sama-sama Tumbuh

Sementara itu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membukukan pendapatan US$334,4 juta sepanjang semester I-2026. Pendapatan tersebut tumbuh 11,47% dari US$300 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode tersebut, beban depresiasi dan amortisasi BREN meningkat dari US$47,7 juta menjadi US$53,4 juta.

Meski demikian, BREN tetap mencatatkan pertumbuhan laba bersih. Emiten yang bergerak di sektor energi terbarukan dan panas bumi tersebut membukukan laba bersih US$87,1 juta, naik 33,18% dibandingkan US$65,4 juta pada semester I-2025.

CUAN: Laba Bersih Melonjak Hampir 10 Kali Lipat

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mencatatkan pendapatan US$736,1 juta hingga akhir Juni 2026. Pendapatan tersebut melonjak 59,29% dibandingkan US$462,1 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan CUAN meningkat menjadi US$634,4 juta dari US$414,1 juta.

Namun, kenaikan pendapatan tersebut diikuti pertumbuhan laba bersih yang signifikan. CUAN membukukan laba bersih US$19,7 juta pada semester I-2026, naik hampir 10 kali lipat dibandingkan US$1,9 juta pada semester I-2025.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Maulid Nabi 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya Menurut Kalender Hijriah Kemenag
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Hampir 5.000 Rumah Rusak Imbas Gempa Kolombia M 7,4
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Sempat Dikira Gantung Diri, Wanita di Tangerang Ternyata Dibunuh Kekasih
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Hanura usul kursi pertama diberikan caleg nomor urut 1
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Inovasi dan Pertumbuhan Berkelanjutan Kunci Kesuksesan Layanan Pendanaan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.