Satu mobil dinas Polres Pasuruan rusak akibat bentrok antar suporter di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Senin (10/8) lalu.
Kapolres Pasuruan AKBP Agung Harto Cahyono mengatakan kejadian bermula saat rombongan suporter yang sebelumnya mengikuti kegiatan di wilayah Malang melintas di kawasan Kecamatan Sukorejo.
Di tengah perjalanan, rombongan tersebut terlibat aksi saling adang. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu bentrokan yang lebih luas.
Personel Polres Pasuruan bersama Polsek Sukorejo kemudian mengambil langkah pengamanan dengan mengarahkan rombongan ke Mapolsek Sukorejo.
Namun, situasi justru berkembang tidak terkendali. Tindakan anarkistis kemudian terjadi hingga menyebabkan sejumlah kendaraan dinas kepolisian mengalami kerusakan.
“Rombongan masyarakat kami amankan dan diarahkan ke Mapolsek Sukorejo guna menghindari bentrokan. Namun dalam perkembangannya terjadi tindakan anarkis dari kelompok massa. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologis secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” kata Agung, Rabu (12/8).
Agung menegaskan Polsek Sukorejo bukan menjadi sasaran utama dalam kejadian tersebut. Menurutnya, lokasi tersebut justru digunakan petugas sebagai tempat pengamanan rombongan untuk mencegah terjadinya bentrokan antarkelompok.
Polisi masih mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perusakan. Satreskrim Polres Pasuruan juga melakukan penyelidikan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai rangkaian kejadian pada malam tersebut.
Agung meminta masyarakat tidak memperkeruh situasi dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.
“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.





