BEKASI, KOMPAS.com – KAI Commuter menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada 17 Agustus 2026.
Langkah tersebut dilakukan seiring pemberlakuan tarif khusus Commuter Line Rp 8 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Namun, tarif khusus Rp 8 tersebut tidak berlaku untuk Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga: Tarif Commuter Line Rp 8 Saat HUT Ke-81 RI, Ini Rute yang Dapat Tarif Khusus
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pihaknya akan menambah jumlah perjalanan kereta serta mengerahkan lebih banyak petugas pelayanan dan pengamanan di stasiun.
"Khusus layanan Commuter Line Jabodetabek, KAI akan mengoperasikan 1.065 perjalanan pada 17 Agustus 2026," kata Karina dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pola operasi pada hari libur yang biasanya sebanyak 1.032 perjalanan.
Selain Jabodetabek, KAI Commuter juga menyiapkan tambahan perjalanan di sejumlah wilayah layanan lainnya.
Commuter Line Yogyakarta akan dioperasikan sebanyak 31 perjalanan, Area Merak sebanyak 14 perjalanan, Area 2 Bandung sebanyak 57 perjalanan, dan Area 8 Surabaya sebanyak 50 perjalanan.
Penambahan jumlah perjalanan tersebut juga dibarengi dengan peningkatan petugas di lapangan.
"Petugas pelayanan dan pengamanan akan dikerahkan lebih banyak, agar perjalanan masyarakat dapat berjalan lancar," ujar Karina.
Selain menambah petugas, KAI Commuter menyiapkan fasilitas layanan tambahan di sejumlah stasiun.
Baca juga: Area Sekitar Stasiun Tanah Abang Disebut Rawan Copet dan Pemalakan, Benarkah?
Khusus di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta, penyekatan serta pengaturan antrean menuju area peron akan diberlakukan apabila terjadi lonjakan dan penumpukan pengguna.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pergerakan penumpang tetap tertib, terutama ketika masyarakat memanfaatkan tarif khusus pada momen HUT Kemerdekaan RI.
Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi, memprediksi jumlah pengguna akan meningkat di sejumlah wilayah layanan, terutama Jabodetabek.