Google Berubah Total, Tombol Search Lenyap Diganti Fitur Baru

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tangkapan layar

Jakarta, CNBC Indonesia - Tampilan halaman utama Google yang sudah dikenal selama puluhan tahun kini berubah drastis. Tombol legendaris bertuliskan "Search" atau "Telusuri" yang selalu berdiri di bawah kotak pencarian mulai dihapus dan digantikan oleh tombol-tombol kecerdasan buatan.

Para pengguna yang mengakses halaman utama Google tanpa masuk akun kini tidak lagi melihat tombol pencarian biasa. Sebagai gantinya muncul tiga tombol baru yang berfungsi sebagai pintasan langsung ke kemampuan kecerdasan buatan, yaitu:

  • Buat Gambar - menghasilkan gambar dari deskripsi teks
  • Tanya Soal Berkas - menganalisis dan menjawab isi dokumen yang diunggah
  • Pikirkan Bersama - membantu merumuskan ide dan gagasan melalui percakapan

Satu-satunya elemen klasik yang masih bertahan adalah tombol "Saya Beruntung". Pilihan "Mode AI" yang berada di dalam kotak pencarian juga tetap tersedia.


Pencarian biasa sebenarnya belum hilang sepenuhnya. Pengguna cukup mengetik kata kunci lalu menekan tombol Enter di papan ketik untuk mencari seperti biasa. Namun keberadaan tombol fisik yang menyatakan "Cari" secara gamblang kini tidak lagi terlihat.

Pilihan Redaksi
  • Apple Rilis Teknologi Anti AI Buat iPhone, Begini Cara Kerjanya
  • HP Android China Tiba-Tiba Tak Bisa Pakai NFC, Kenapa?

Perubahan ini pertama kali teramati pada awal Agustus 2026 oleh para pengamat industri mesin pencari. Robby Stein, Wakil Presiden Produk Google Search, segera memberikan penjelasan.

"Ini baru uji coba berskala kecil di versi komputer guna membantu pengguna menemukan kemampuan baru yang bisa dilakukan lewat Pencarian," tulis Stein dalam unggahan resminya. "Tidak ada perubahan pada cara kerja kotak pencarian inti."

Meski disebut uji coba, langkah ini memperkuat dugaan arah Google yang makin memprioritaskan jawaban buatan AI di atas daftar tautan ke situs-situs lain. Sebelumnya pada Mei 2026, Google telah memperkenalkan kotak pencarian cerdas yang langsung menampilkan jawaban ringkasan dari AI, bukan sekadar daftar tautan seperti yang dikenal selama ini.

Para pengamat menyampaikan kekhawatiran bahwa jika pengguna makin terbiasa mendapat jawaban langsung dari halaman Google tanpa perlu membuka situs lain. Akibatnya, lalu lintas yang masuk ke berbagai website akan makin berkurang. Banyak website padahal bergantung pada pengunjung dari hasil pencarian untuk bertahan hidup. Hingga saat ini belum ada kapan desain baru ini akan diluncurkan secara merata ke seluruh pengguna.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Akselerasi AI Indonesia Hadapi Tantangan Data Silo, Solusinya?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Oscar Bruzon Pelatih Baru Bhayangkara FC, Gantikan Paul Munster
• 16 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bitcoin Tersungkur di Bawah USD64.000, Pasar Kripto Masih Wait and See Jelang CPI AS
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Andre Rosiade Siap Fasilitasi Penyelesaian Aduan Konsumen Perumahan Adhi Commuter Properti
• 16 jam laludetik.com
thumb
Bursa Transfer Liga Spanyol: Barcelona Ajukan Tawaran Baru untuk Rodri, Manchester City Bisa Luluh?
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
TP PKK Makassar Latih Pelaku UMKM Perempuan Manfaatkan AI agar Naik Kelas
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.