Pemanfaatan tersebut dilakukan melalui Program Pasar Energi Berdikari (PEB) dengan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4 kWp.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemasangan panel surya. Energi yang dihasilkan juga diintegrasikan dengan edukasi energi bersih dan penguatan kapasitas pelaku UMKM agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Program Pasar Energi Berdikari di Pasar Kepandean merupakan kolaborasi Pertamina, Pertamina Foundation, perguruan tinggi, Pemerintah Kota Serang, dan sejumlah mitra.
President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mengatakan, Pasar Energi Berdikari dirancang bukan sekadar menghadirkan infrastruktur energi bersih, tetapi juga menghubungkannya dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: PANAH KESATRIA, Cara Pertamina Bekali Pelajar Hadapi Bencana
“Pasar Energi Berdikari merupakan inovasi Pertamina. Dalam pelaksanaannya PLTS ini berkapasitas 4 kWp yang mampu memberikan manfaat dalam penghematan listrik bagi pedagang di Pasar Kepandean. Kami ingin energi bersih hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari. Karena itu, program ini tidak berhenti pada pemasangan PLTS, tetapi juga dilengkapi edukasi energi bersih dan penguatan kapasitas pedagang agar manfaatnya dapat terus dirasakan dan dikelola secara berkelanjutan,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 Agustus 2026.
Dalam pengembangan PEB di Pasar Kepandean, Pertamina Foundation turut melibatkan Universitas Pertamina dalam proses pemasangan PLTS. Program PEB memiliki tiga luaran utama, yakni instalasi energi bersih, edukasi energi bersih, serta pemanfaatan energi bersih untuk mendukung ekonomi pasar.
Dengan pendekatan tersebut, PLTS tidak hanya menjadi infrastruktur energi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan bagian dari upaya menciptakan aktivitas ekonomi pasar yang lebih berkelanjutan.
Lebih lanjut, dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional, Pertamina melalui Pertamina Foundation berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang mengadakan pelatihan operasional PLTS bagi pedagang kuliner di Pasar Kepandean.
Pelatihan tersebut memberikan pemahaman mengenai pengoperasian dan pemanfaatan PLTS secara aman dan tepat. Para pedagang diharapkan dapat menggunakan energi PLTS dengan baik dalam mendukung aktivitas usaha sehari-hari.
Selain edukasi energi bersih, penguatan kapasitas UMKM juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Tugu Insurance berupa pelatihan literasi keuangan dalam usaha. Materi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pedagang dalam mengelola keuangan usaha sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia menyambut positif kolaborasi antara perusahaan, perguruan tinggi, dan Pemerintah Kota Serang dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi antara perusahaan, universitas, dan Pemerintah Kota Serang. Program ini tidak hanya menghadirkan energi terbarukan melalui PLTS, tetapi juga memberikan edukasi dan penguatan kapasitas kepada para pedagang. Harapannya, keberadaan PLTS ini dapat digunakan dan dijaga secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang dan turut meningkatkan perekonomian para pedagang di Pasar Kepandean,” ujar Nur Agis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





