Membeli HP Bekas pada 2026 Tak Cukup Cek Fisik: Baterai, IMEI, Riwayat Servis, dan Status Perangkat Wajib Diperiksa

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Membeli HP bekas pada 2026 menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan smartphone premium dengan harga lebih terjangkau. Namun, perangkat yang terlihat mulus belum tentu memiliki kondisi internal yang baik.

Produsen seperti Apple dan Google bahkan menyediakan panduan serta alat pemeriksaan resmi untuk membantu pengguna mengetahui kondisi perangkat, baterai, komponen, hingga proses perbaikan. Artinya, membeli HP bekas sebaiknya dilakukan dengan pemeriksaan yang lebih menyeluruh, bukan sekadar melihat bodi dan menyalakan layar.

Baca Juga :
Gameplay Free Fire 2026 Makin Berubah: Skill Boost dan Weapon Awakening Mulai Mengubah Meta Pertempuran
iPhone Bekas Makin Menarik di 2026, Begini 7 Cara Menentukan Unit yang Masih Layak Dipakai Bertahun-tahun

Jangan Hanya Melihat Kondisi Fisik

Langkah pertama tetap memeriksa kondisi fisik, tetapi pemeriksaannya harus menyeluruh.

Perhatikan layar, frame, kamera, tombol, speaker, mikrofon, port pengisian daya, serta bagian belakang perangkat. Cek apakah terdapat retakan, burn-in, layar bergaris, atau respons sentuhan yang tidak normal.

Setelah itu, coba kamera depan dan belakang, rekam video, putar suara melalui speaker, lakukan panggilan, serta sambungkan perangkat ke Wi-Fi dan Bluetooth.

Apple sendiri menyarankan pembeli iPhone bekas untuk memeriksa kerusakan fisik sebelum transaksi. Apple juga menyarankan membeli dari penjual yang dapat dipercaya dan memahami kebijakan pengembalian jika pembelian dilakukan secara online.

Kondisi Baterai Sangat Menentukan

Baterai menjadi salah satu komponen terpenting ketika memilih HP bekas karena kapasitasnya akan menurun seiring penggunaan.

Pada iPhone, pengguna dapat melihat kesehatan baterai melalui pengaturan perangkat. Apple juga menyediakan informasi mengenai riwayat komponen dan servis. Pada iPhone XR, XS dan model yang lebih baru, misalnya, informasi penggantian komponen dapat muncul di bagian Parts and Service History.

Apple juga mengingatkan bahwa baterai yang tidak dapat diverifikasi sebagai komponen asli dapat menyebabkan informasi kesehatan baterai tidak akurat.

Sementara pada Google Pixel 6 dan model yang lebih baru, tersedia fitur Battery Diagnostics untuk membantu memeriksa performa baterai dan mengetahui kapan baterai mungkin membutuhkan penggantian.

Karena itu, jangan hanya bertanya kepada penjual mengenai persentase baterai. Periksa juga apakah HP cepat panas, mengalami penurunan daya yang tidak wajar, atau mati secara tiba-tiba.

IMEI Jangan Sampai Terlewat

Baca Juga :
Baterai Mobil Listrik Dibongkar, Ini Perbedaan Milik BYD dan Xiaomi
7 HP Flagship Bekas yang Masih Sangat Layak Dibeli: Dulu Dijual Belasan Juta, Kini Harganya Terjangkau
Harga Emas Hari Ini 12 Agustus 2026: Antam Melorot, Produk Global Kinclong

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KORPRI dan Persatuan Bangsa: Ketika Rumah Besar ASN Harus Kembali Terasa
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
PFII-Bali Sebagai “Rumah Baru” Bagi Investor Dunia
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Atasi Fragmentasi Perbatasan, IAW Dorong Satu Sistem Tata Kelola Nasional
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Menyambut Muktamar Gerakan Antikorupsi
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemkab Kuningan kerahkan tim gabungan tangani kebakaran TPSA Ciniru
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.