Jempol Kaki Kiri Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Hilang, Tim Forensik Ungkap Temuan Ini Usai Bongkar Makam

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Tim forensik menemukan ciri khusus pada jasad Sutrimo yang diekshumasi di Banyumas, Jawa Tengah, yakni tidak adanya jempol kaki kiri.

"Berdasarkan dari ciri jari kaki kiri yang jempol yang tidak ada," kata Ketua Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigadir Jenderal Polisi Sumy Hastry Purwanti, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.

Untuk itu, dia memastikan jasad yang ekshumasi tersebut merupakan Sutrimo apalagi kepastian diperoleh setelah tim mencocokkan sejumlah ciri fisik jenazah dengan data dari keluarga.

Menurut dia, selain kondisi jempol kaki kiri, tim juga mencocokkan bekas luka pada bagian bahu kanan yang sebelumnya diketahui keluarga sebagai bekas operasi kecil.

"Juga bekas luka yang menurut keluarga sudah pernah diambil luka di bahu kanan karena bekas psikiatrik ya (bekas operasi kecil)," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, misteri kematian Sutrimo belum terjawab meski makamnya telah dibongkar dan jasadnya diperiksa tim forensik. Hasil pemeriksaan awal justru menunjukkan tidak ada luka yang secara kasatmata mengarah pada kekerasan.

Tim forensik menemukan tidak ada tanda luka akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh Sutrimo. Namun, temuan tersebut belum bisa memastikan bagaimana pria berusia 42 tahun itu meninggal.

Ketua Tim Forensik, Ahmad Yudianto mengatakan, pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan untuk mencari penyebab kematian secara ilmiah.

"Dari hasil pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam, secara visual kami tidak mendapatkan tanda-tanda luka yang di mana diakibatkan oleh karena kekerasan tumpul maupun kekerasan tajam. Untuk itu kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengambil sampel-sampel untuk memastikan, mencari penyebab pasti kematian," kata Yudi kepada wartawan, Rabu, 12 Agustus 2026.

Untuk diketahui, Sosok Sutrimo yang kematiannya kini tengah diselidiki polisi mendapat klarifikasi dari kubu mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Sutrimo disebut bukan Kepala Rumah Tangga (Karumga) Febrie, melainkan orang yang dipekerjakan untuk menjaga bangunan Klinik Mordent.

Pengacara Febrie, Firman Wijaya mengatakan, informasi mengenai posisi Sutrimo selama ini perlu diluruskan. Menurutnya, Sutrimo lebih banyak tinggal dan menjaga bangunan Klinik Mordent yang saat ini sudah kosong.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Ralat Tarif Transum 17 Agustus dari Rp1 Jadi Rp8, Ikut Arahan Pusat
• 1 jam laludisway.id
thumb
IFG Life Raih Laba Bersih Rp482 Miliar di 2025, Melesat 163 Persen
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Puan Belum Bisa Pastikan Kehadiran Megawati di Sidang Tahunan MPR/DPR
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Sedang Uji Sistem Digital Pembatasan Pengguna Pertalite
• 3 menit lalujpnn.com
thumb
Periksa Saksi dari Perbankan, Kejagung Usut Transaksi Kasus TPPU Febrie
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.