VIVA – Perseteruan hukum antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, semakin memanas setelah kedua belah pihak sama-sama mengklaim memiliki bukti medis terkait isu penyakit kronis yang belakangan menjadi sorotan.
Di tengah proses sengketa hak asuh anak yang masih berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, perdebatan mengenai kondisi kesehatan Ruben Onsu kini menjadi salah satu isu yang ikut menyeret perhatian.
Isu tersebut mencuat setelah isi percakapan WhatsApp antara Ruben dan Sarwendah beredar dan memunculkan dugaan bahwa Ruben mengidap penyakit kronis yang kerap disebut penyakit tiga huruf. Kubu Ruben langsung membantah tuduhan tersebut dan menyatakan telah menyiapkan hasil pemeriksaan kesehatan sebagai bukti.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mengatakan bahwa kliennya telah menjalani pemeriksaan laboratorium pada 25 Juli 2026. Menurutnya, hasil tes tersebut menunjukkan status non-reaktif atau negatif terhadap penyakit kronis yang dituduhkan.
Namun, kubu Sarwendah memberikan respons berbeda. Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menyebut pihaknya memiliki dokumen medis yang diperoleh ketika Sarwendah masih berstatus sebagai istri sah Ruben.
"Dasarnya adalah bahwa klien kami adalah istrinya pada saat itu, yang mana dia mendapat semua informasi dari lab, dari dokter terkait penyakit tiga huruf itu," ujar Chris saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).
Chris menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah berniat mengungkap jenis penyakit yang dimaksud kepada publik. Ia menyebut isu tersebut justru menjadi konsumsi publik karena tindakan pihak kuasa hukum Ruben yang memperlihatkan bukti percakapan tersebut.
"Sampai sekarang pun kami tidak pernah membuka apa penyakit tiga huruf itu. Semua terbuka tidak sengaja oleh apa yang dilakukan kuasa hukum RO," jelas Chris.
Ia juga memastikan seluruh bukti yang dimiliki akan disampaikan secara resmi di hadapan majelis hakim, bukan melalui media.
"Kami tidak membenarkan, kami tidak membuka di media. Kami akan buka semua di persidangan," tuturnya.
Di sisi lain, kubu Ruben tetap bersikukuh bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Minola mengatakan isu mengenai penyakit kronis telah berulang kali diangkat oleh Sarwendah, termasuk saat proses mediasi pada 15 Juli 2026.





