Selain dengan China, TNI AL Gelar Passex dengan Jepang dan AS

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah menuntaskan Latihan Orruda 2026 di Vladivostok, Rusia, TNI AL melanjutkan latihan militer bersama Angkatan Laut China (PLAN). Hanya saja, latihan bersama (latma) tersebut diprotes keras pemerintah Taiwan lantaran lokasinya berada di perairan dekat wilayah mereka.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul menjelaskan, TNI AL tidak hanya menggelar passing exercise (passex) atau latma terbatas dengan China. Dia menegaskan, TNI AL juga menggelar kegiatan yang sama dengan Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga
  • TNI AL Jelaskan Latma dengan PLA China Passing Exercise, Bukan War Fighting
  • KSAD Benarkan Panglima TNI Bakal Resmikan Lima Kodam Baru
  • Kabar TNI AU Bakal Diperkuat Pesawat Ilyushin? KSAU: Kita Masih Menunggu

Adapun TNI AL mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 dalam latma tersebut. "Melaksanakan latihan bersama secara terbatas atau passing exercise dengan angkatan laut sejumlah negara yang dilintasi, termasuk Jepang, China, dan Armada Ketujuh Angkatan Laut Amerika Serikat," ucap Tunggul kepada Republika di Jakarta, Kamis (13/8/2026).

Menurut dia, passex merupakan hal biasa bagi AL di seluruh dunia. Tunggul pun menekankan, latma itu bukan dimaksudkan untuk tujuan tempur, melainkan latihan bersama demi persaudaraan antarnegara. "Tidak ditujukan sebagai latihan tempur," ujarnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Tunggul menjelaskan, passex merupakan bentuk interaksi untuk membangun komunikasi, kepercayaan, hubungan baik, dan semangat persahabatan TNI AL dan AL China. "Sekaligus mendukung diplomasi maritim Indonesia," katanya.

Selain itu, kata Tunggul, passex juga sejalan dengan kebijakan pemerintah RI terkait bebas aktif. Hal itu membuka ruang kerja sama dengan semua negara. "Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperkuat persahabatan serta turut menjaga keamanan, stabilitas maritim, dan perdamaian dunia," jelas Tunggul.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Amplop untuk Menhut: KPK Telusuri Selisih Pengembalian Uang, Buka Peluang Panggil Pihak Ini
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Korban Tolak Damai, Sidang Dugaan Pengeroyokan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Bangga TNI-Polri Gotong Royong Bangun 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air Bersih di Daerah
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
PSG Juara Lagi, Luis Enrique Tegaskan DNA Juara Les Parisiens
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Bapak-bapak Tarik Tambang Pakai Daster, Tawa Pecah di Terminal Kampung Rambutan Saat Lomba 17-an
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.